Wow, Sebuah Desa di Ngawi Dihuni Wanita Semua Lho!

Tentry Yudvi, Jurnalis · Rabu 14 Juni 2017 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 13 406 1715275 wow-sebuah-desa-di-ngawi-dihuni-wanita-semua-lho-4ON5QdENSe.jpg Ilustrasi Desa Wadon, Ngawi, Jawa Timur (foto: Warungkopi Okezone)

INDONESIA merupakan rumah bagi budaya yang melimpah, tradisi unik pun banyak ditemukan di berbagai wilayah. Tak terkecuali di Ngawi, Jawa Timur yang memiliki sebuah desa wanita.

Desa wanita itu dapat ditemukan di Desa Wadon, di mana isi desa kecil ini dihuni oleh wanita. Tak ada satu pun pria boleh singgah di sini, dan mereka hidup berdampingan sesama jenis selama puluhan tahun.

"Indonesia, Perempuan dan Mitos" Indonesia punya desa unik yang nyaris seluruh penduduknya adalah perempuan. Pernah dengar? Ini bukan komunitas maupun paguyuban, namun benar-benar pemukiman di Ngawi,Jawa Timur yang isinya kaum hawa (wadon/perempuan) semua. Jadi, sudah dapat dipastikan jika kegiatan yang ada di sana sejak puluhan tahun lalu hanya dilakukan oleh perempuan saja. Meski banyak wanitanya, bukan berarti pria bisa datang ke sana sambil memilih-milih pasangan hidup sesuka hati. Justru sebaliknya, konon, desa khusus perempuan ini dipengaruhi oleh mitos yang ada sejak dulu bahwa orang laki-laki haruslah keluar dari desa tersebut agar tidak tertimpa kesialan. Desa Wadon sendiri sudah terancam punah karena penduduknya sudah semakin menipis dan juga sudah terpencar-pencar. Namun sebenarnya, apa yang terjadi hingga desa ini lebih dikenal dengan "Desa Wadon" ketimbang Desa Watupawon? Dan bagaimana mitos yg berkembang? Wait on next story, (link blog; menyusul gaes)~ . . <~ foto disebelah adalah mbah Kasinem (salah satu orang yang dituahkan di Desa Watupawon) #latepost #ayophoto #jepretoday #indonesia #tribe #desawadon #jawatimur #sekawan

Sebuah kiriman dibagikan oleh hellocepii (@asep3sandy) pada Mar 18, 2017 pada 6:05 PDT

Penduduk desa meyakini jika adanya pria dalam wilayah mereka akan memberikan kesialan. Namun, untuk mempertahankan generasi, mereka tetap menikah hanya saja pria tidak boleh tinggal lama-lama di sana.

Suami perempuan di Desa Wadon ini biasanya akan membuat rumah di luar desa, di mana tempat itu menjadi persinggahan pria, dan anak laki-laki. Sementara, jika salah satu wanita memiliki anak perempuan mereka biasanya melakukan hak suara anak dalam memilih dua rumah berbeda.

Namun, seiring perkembangan generasi, Desa Wadon ini terancam punah keberadaannya karena banyak wanita memilih untuk tinggal bersama suami untuk terhindar dari perceraian. Sebab itu, wanita-wanita yang masih tinggal di sana adalah sesepuh, dan sudah usia setengah baya.

Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (13/6/2017), selama ini desa Wadon masih belum terdengar luas oleh traveller nusantara. Namun, bagi yang suka dengan budaya menelisik kehidupan wanita di sana cukup menarik untuk diulas lho.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini