JELAJAH ISLAM: Kisah Haru Perjalanan Masjid Baiturrahman Aceh

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 15 Juni 2017 18:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 15 406 1717054 jelajah-islam-kisah-haru-perjalanan-masjid-baiturrahman-aceh-pkdpswHPci.JPG Masjid Raya Baiturrahman, Aceh (foto: Instagram/@wansurya)

MASJID Baiturrahman memiliki kisah perjalanan yang panjang. Kisah mengharu biru terukir disetip inci dinding masjidnya.

Tidak hanya pernah diterjang ombak maha dahsyat tsunami, tapi bertahun-tahun jauh sebelum Indonesia merdeka, masjid khas Aceh ini pernah dibumi hanguskan. Sejarah mengukir, sejak Kerjaan Aceh masih berdiri dan diperintah oleh Sultan Iskandar Muda, saat itulah Masjid Baiturrahman didirikan. Tepatnya mulai 1607 hingga 1636 Masehi.

. masjid raya baiturrahman merupakan salah satu ikon kebanggaan rakyat aceh sejak dulu hingga sekarang, bangunannya kini semakin indah dan megah dengan perubahan bentuk yang semakin memukau. _______________________________________________________ Unggah Bersama @geonusantara #geo011702216 #GEO0198UBER _______________________________________________________ Loc : Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. _______________________________________________________ Keluarga : #geonusantara #geoaceh _______________________________________________________ #aceh #amazingaceh #serikat_fi #instadaily #Picoftheday #momentaceh #insta_aceh #exploreaceh #Photooftheday #discoveraceh #acehlon_ #fotoaceh #visitaceh #ci_aceh #kotabandaaceh #lanscape #like4like #enjoy_aceh #indonesiageographic #pesonaaceh #wisataaceh #ayokeaceh #ig_aceh #vscoaceh #tengokaceh #telkomselmerahputih

Sebuah kiriman dibagikan oleh PhotoMoment ©2017 (@teuku.zulvant90) pada Jun 9, 2017 pada 5:16 PDT

Namun, versi lain mengatakan sejarah pembangunan Masjid Baiturrahman telah didirikan pada 1292 M, oleh Sultan Alauddin Johan Mahmudsyah. Cerita dibumi hanguskannya Masjid Baiturrahman, terjadi pada jaman kolonial Belanda yang ketika itu menyerang Koetaradja yang kini dikenal dengan nama Banda Aceh.

Melihat rumah ibadahnya dihancurkan oleh penjajah, masyarakat Aceh tentu tidak tinggal diam. Mereka melakukan perlawanan seluruh jiwa raga. Hingga akhirnya masjid kembali dibangun oleh Belanda yang diperintahkan oleh Jendral Van Der Heijden.

Pembangunan itu terjadi pada 1879 hingga 1881 Masehi. Luas masjid bertambah pada 1992, menjadi 16.070 meter persegi dan ditambah pula 2 kubah, serta 5 menaranya.

Coming soon 🙏 work again 👏

Sebuah kiriman dibagikan oleh Madan Kiki (@madan.kiki) pada Apr 8, 2017 pada 8:28 PDT

Kisah haru kembali menimpa masjid. Kala itu 26 Desember 2004. Sebuah bencana alam dahsyat terjadi di provinsi berjuluk Serambi Mekkah. Ombak tsunami setinggi 21 meter menggulung pesisir Banda Aceh. Alhamdulillah, bangunan masjid tidak mengalami kerusakan berat, hanya terdapat beberapa kerusakan saja.

Hingga pada 15 Januari 2008, akhirnya proses renovasi selesai. Dana sebesar Rp20 miliar digunakan untuk merenovasi Masjid Baiturrahman. Adapun bantuan dana itu salah satunya bantuan dari Saudi Charity Campaign.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini