Danau Biru di Tengah Bukit Kapur, Jelmaan Luka Alam yang Instagramable di Madura

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 06 Juli 2017 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 05 406 1729494 danau-biru-di-tengah-bukit-kapur-jelmaan-luka-alam-yang-instagramable-di-madura-udVoLRPT3N.jpg (Foto: Instagram)

MADURA yang lebih banyak dikenal dengan Jembatan Suramadu ternyata memiliki destinasi wisata unik. Berbeda dengan kebanyakan tempat wisata lainnya yang sengaja dibuat dan memang sudah ada sebelumnya, Bukit Jaddih dan Danau Birunya terjadi karena sebuah ketidaksengajaan.

Adanya Bukit Jaddih dan Danau Biru merupakan sebuah ketidaksengajaan yang bahkan bisa dibilang luka bagi alam. Pasalnya, lokasi foto genic tersebut merupakan tempat penambangan batu kapur putih.

Jangan heran jika Bukit Jaddih terlihat hampir sama dengan Brown Canyon yang ada di Semarang, karena keduanya merupakan lokasi penambangan. Namun, bedanya Brown Canyon adalah penambangan pasir.

Ketika berada di Bukit Jaddih, wisatawan akan merasakan seperti sedang ada di Cappadocia, Turki, karena pemandangan dari bukit kapur yang berwarna putih dan gagah menjulang sangat eksotis dan mempesona, membuat siapapun yang melihatnya jatuh cinta.

Saat berada di Bukit Jaddih, pengunjung bisa berfoto dengan pose bebas sepuasnya, memanfaatkan latar belakang bukit kapur yang indah. Selain itu, pengunjung juga bisa berenang di kolam renang yang ada di sana, bernama Goa Potte, juga menaiki rakit dan hal menyenangkan lainnya.

Oleh karena letak Bukit Jaddih merupakan lokasi penambangan dan berdekatan dengan lokasi penambangan yang masih aktif, maka pengunjung harus tetap berhati-hati, apalagi ada banyak gua-gua kecil sisa penambangan yang tidak boleh asal dimasuki karena cukup rapuh dan bisa runtuh sewaktu-waktu.

Bagi Anda yang tetap penasaran dan ingin mengunjungi Bukit Jaddih, bisa menuju ke Desa Jaddih dengan menggunakan mobil pribadi. Namun, harus tetap waspada dan berhati-hati karena medan yang dilewati cukup ekstrem dan terjal, dan harus memutar melewati Kota Bangkalan, sementara untuk pulangnya bisa mengambil arah ke Surabaya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini