Mau Ada Kereta Gantung di Gunung Rinjani? Nasib Pendaki Bagaimana Ya?

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Rabu 12 Juli 2017 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 12 406 1734491 mau-ada-kereta-gantung-di-gunung-rinjani-nasib-pendaki-bagaimana-ya-MVfUjmfxEc.jpg Gunung Rinjani (Foto: Trekkingrinjani)

GUNUNG Rinjani di Lombok merupakan salah satu gunung favorit bagi para pendaki. Namun rencana pembangunan kereta gantung menuju Taman Nasional Gunung Rinjani cukup meresahkan bagi para pendaki.

Banyak pro dan kontra yang mewarnai rencana pembangunan oleh investor dari China ini. Namun Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, belum mengetahui tentang rencana ini.

"Saya belum tahu. Tapi Kementerian Pariwisata punya tim khusus untuk eco tourism," ujar Arief kepada Okezone saat ditemui di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2017).

Lebih lanjut, Arief menanggapi bahwa kereta gantung dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di suatu tempat. Hal ini diketahui dari program perbandingan (benchmark) yang dilakukan ke beberapa negara oleh pihak kementerian.

"Kita benchmark saja. Terakhir teman-teman Kemenpar benchmark ke Vietnam. Nah itu Pertumbuhan wisatawannya relatif tinggi setelah ada kereta gantung. Kita juga benchmark ke Prancis, Swiss, China. Itu mereka menggunakan kereta gantung atau cable car," tutur Arief Yahya.

Ia menilai ada sisi positif dari pembangunan kereta gantung di suatu destinasi wisata. Namun tentu saja ia menginginkan agar para pendaki tetap dapat melakukan pendakian dengan tanpa rasa terganggu.

"Jadi memang harus dilihat dari sisi itu. Bagi rekan-rekan yang hobi hiking dan sebagainya tetap bisa dilakukan, tidak ada masalah. Kalau memang di sana sepakat untuk membuat kereta gantung," tandas Arief.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini