Anak Gimbal di Dieng yang Diyakini sebagai Titipan Dewa

Tentry Yudvi, Jurnalis · Rabu 12 Juli 2017 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 12 406 1734604 anak-gimbal-di-dieng-yang-diyakini-sebagai-titipan-dewa-s6RTZp6nND.JPG Anak Gimbal Dieng (foto: Instagram/@dewipratiwi212)

DI dataran tinggi Dieng di Jawa Timur, ada sebuah kejadian ajaib yang akan membuat Anda penasaran. Kejadian ini bisa dilihat dari rambut-rambut gimbal dari beberapa anak di desa ketika Anda mengunjungi destinasi di sana.

Keberadaan anak gimbal ini memang belum banyak dikenal oleh wisatawan luas, karena masih banyak yang menganggap ini merupakan hal biasa. Padahal, anak - anak yang berambut gimbal ini tidak memiliki orang tua dengan rambut yang sama lho.

Masyarakat sekitar meyakini jika beberapa anak berambut gimbal merupakan titipan dari Dewa sehingga tidak bisa sembarang untuk memotong rambut mereka. Pemotongan rambut juga membutuhkan sebuah ritual Potong Gombak. Orangtua anak rambut gimbal harus mengabulkan permintaan anak sesudah dipotong agar anak tidak sakit.

Konon, jika permintaan tidak dikabulkan akan membuat anak meninggal dunia. Kejadian ini pernah dialami di desa tersebut ketika acara Potong Gombak, ada seorang ayah yang tidak mengabulkan permintaan anaknya, tak lama setelah itu, sang anak meninggal dunia karena permintannya tidak mungkin untuk dikabulkan.

Ritual pemotongan rambut juga biasanya dirayakan besar-besaran lengkap dengan sesajen seperti kambing etawa, ayam, telur hingga pegelaran seni. Kemudian anak gimbal akan diarak dan dilempari beras serta koin hingga menuju tempat ritual pemotongan rambut.

Anak rambut gimbal ini juga tidak banyak dan biasanya mereka lebih aktif dibandingkan anak lainnya. Awal mula rambut itu tumbuh biasanya sang anak terkena demam hebat kemudian rambut akan tumbuh gimbal tiba-tiba. Fenomena ini pun belum bisa dijelaskan secara ilmiah.

Namun, ada legenda yang hidup di masyarakat. Dahulu kala, ada seorang putri cantik bernama Sinta Dewi yang membuat pangeran Kidang Garungan jatuh hati. Pangeran pun meminang sang putri meskipun keduanya belum bertemu secara langsung.

Kemudian, ketika pangeran datang ke ke putri untuk proses pernikahan. Putri Sinta sangat kaget karena melihat kepala pangeran berbentuk kepala kijang. Lantaran kecewa, Sinta meminta pangeran untuk menggali sumur dalam semalam sebagai permintaan calon istri.

Pangeran pun menyanggupinya, ia berusaha untuk menggali dari atas hingga bawah. Namun, dayang-dayang Sinta menutupinya dengan tanah, pangeran pun meninggal. Dan, ia memberikan kutukan pada Sinta jika ia memiliki keturunan anaknya akan berambut gimbal.

Jika penasaran coba aja menelusuri desa dan temui anak-anak rambut gimbal. Dijamin deh, mereka akan menyambut Anda dengan hangat dan riang. Terlebih ketika proses pemotongan rambut, seru bukan?

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini