Share

Biaya Hidup di 5 Kota Keren Ini Sekarang Lebih Murah, London Salah Satunya Lho!

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 21 Juli 2017 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 21 406 1741525 biaya-hidup-di-5-kota-keren-ini-sekarang-lebih-murah-london-salah-satunya-lho-o3hTCwLNSQ.jpg Ilustrasi Wisata London (foto: Shutterstock)

TRAVELLING ke luar negeri memang jadi kegiatan berlibur yang menyenangkan sekaligus bisa jadi ajang menunjukkan prestis ke masyarakat. Pasalnya, ada beberapa kota di sebuah negara yang terkenal dengan biaya hidup yang tinggi dan terbilang menguras kantung.

Faktor yang menyebabkan tingginya biaya hidup tersebut terkadang berasal dari kekuatan global dan pengaruh politik yang berubah-ubah. Beberapa kota yang bisa dijadikan kota wisata paling mahal di dunia, baru-baru ini telah terlihat perubahannya.

Peningkatan nasionalisme global berpadu dengan penurunan harga minyak yang terjadi di seluruh dunia telah membawa perubahan yang signifikan dalam ekonomi global selama tahun lalu. Dilansir dari BBC, Jumat (21/7/2017). Berikut beberapa kota yang telah lama jadi destinasi wisata termahal dan kini telah menurun biaya hidupnya.

London

(foto: Instagram/@simplysaesae)

Inggris meninggalkan Uni Eropa pada 2016 lalu dan berdampak negatif pada mata uang negeri itu dibandingkan dengan mata uang lainnya. Begitu banyak kejadian yang terjadi pada London, menyebabkan London turun ke posisi 18.

Padahal, sebelumnya London berada di puncak indeks biaya hidup. Wisatawan internasional pun akhirnya berbondong-bondong ke Inggris dan menuju London untuk berbelanja barang-barang mewah.

Beijing

(foto: Instagram/@davis0907)

Banyak kota di China yang turun biaya hidupnya, termasuk Beijing yang turun sampai 16 tempat. Hal tersebut bisa terjadi karena menurunnya permintaan ekspor China dan penurunan nilai yuan terhadap dolar. Bagi wisatawan yang ingin menghemat uang ketika liburan di Beijing bisa naik kereta bawah tanah dan sebaiknya menghindari bepergian dengan naik taksi.

Lagos

(foto: Instagram/@asapticketsafrica)

Kota dengan biaya hidup termahal yang berada di Nigeria ini juga turun posisinya 16 tingkat dari peringkat sebelumnya. Faktor yang menyebabkan Lagos turun dari posisinya yaitu harga minyak dunia turun yang menjadi salah satu komoditas ekspor utama negara tersebut.

Wisatawan dapat mengunjungi Lagos tanpa harus mempertimbangkan biaya yang mahal seperti sebelumnya dan menikmati beberapa pulau yang makmur dan menjadi saksi bagi pembangunan kota yang masih dijalankan.

Kota Meksiko

(foto: Instagram/@alfredoibarra17)

Meksiko kini berada diperingkat ke 82 dari 132 negara dalam daftar indeks biaya hidup termahal di dunia pada 2017. Kota Meksiko kini sudah relatif terjangkau biaya hidupnya, karena mata uang melemah dibandingkan dengan mata uang asing, inflasi meningkat dan harga lokal sedikit naik, termasuk kenaikan tarif bus baru-baru yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar gas dan akhirnya mengundang aksi protes warga di seluruh kota.

Untuk itu, disarankan untuk para wisatawan agar lebih baik berjalan ke Metro daripada naik bus dan naik transportasi umum daripada kendaraan pribadi.

Buenos Aires

(foto: Instagram/@lulydibello)

Buenos Aires juga mengalami penurunan peringkat dalam indeks, karena faktor ekonomi di Argentina. Warga setempat sudah terbiasa dengan fluktuasi harga semacam ini. Perubahan yang sering terjadi tersebut menyebabkan warga harus tinggal di Almagro yang berada sejauh 6 kilometer dari barat pusat kota.

Selain strategis, daerah ini dekat dengan bar, restoran, panggung musik, dan hiburan lainnya. Wisatawan disarankan untuk mengunjungi taman-taman yang menyediakan hiburan gratis dan cocok untuk dijadikan lokasi bersantai sambil menikmati minuman tradisional Argentina pada sore hari.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini