Share

Kongres Dayak Internasional Pertama di Dunia Dibuka, 5 Menteri Didaulat Bicara

Dina Prihatini, Jurnalis · Rabu 26 Juli 2017 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 26 406 1744212 kongres-dayak-internasional-pertama-di-dunia-dibuka-5-menteri-didaulat-bicara-6nhLRw0Oyb.jpg Kongres Dayak (foto: Dina Prihatini/Okezone)

PELAKSANAAN Kongres Dayak Internasional pertama di dunia hari ini digelar. Tak tanggung-tanggung, 5 menteri sekaligus menghadiri kongres yang diikuti beberapa negara didunia termasuk Malaysia, Brunai Darussalam, New Zealand, Taiwan, Madagaskar, Australia, Filipina dan beberapa negara lainnya.

Presiden Majelis Dewan Adat Dayak Indonesia, Cornelis mengaku seluruh bangsa Dayak harus mengucap syukur karena masih bisa merasakan damai sehingga dapat menggelar Kongres pertama didunia.

(foto: Dina Prihatini/Okezone)

"Bangsa Dayak harus mengucap syukur atas kedamaian sehingga dapat menggelar Kongres dayak pertama didunia," ungkapnya saat membuka Kongres Dayak Internasional di Rumah Radangk, Rabu (26/7/2017).

Ia mengaku bangga menjadi orang Dayak dan menjadi Bangsa Indonesia karena beraneka ragam suku agama namun tetap rukun tentram menjadi Indonesia. "Saya bangga menjadi orang dayak dan Bangsa Indonesia karena di sini kami terdiri dari berbagai macam suku agama namun kita tetap bersatu," katanya.

Tantangan menjadikan manusia yang berkualitas dengan berbagai macam negara selain tuntutan menjaga hutan agar bumi tetap bisa dirasakan kedamaiannya bagi anak cucu kita dimasa yang akan datang. "Hasil kongres ini akan dibawa ke pemerintah pusat untuk dipaparkan agar bangsa dayak dikenal di dunia Internasional," katanya lagi.

(foto: Dina Prihatini/Okezone)

Ketua Umum Kongres Dayak Internasional Alexius Akim mengaku bangga telah berhasil menggelar kongres pertama didunia ini. "Sesuai dengan tema kita berharap kongres pertama ini akan membawa dampak positif bagi bangsa dayak dengan berbagai macam tantangan," tuturnya.

Diagendakan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia Sofyan Djalil, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Pendidikan Muhajir Effendi akan menghadiri kongres tersebut.

Para menteri yang hadir ini sekaligus menjadi pembicara dalam Kongres yang dibuka di Rumah Radangk khas Dayak di Jalan Sutan Syahrir Abdurrahman Kota Baru Pontianak.

Follow Berita Okezone di Google News

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini