Situs Kuno Bertuliskan La Ilaha Illallah Ditemukan Dekat Laut Merah

Tentry Yudvi, Jurnalis · Rabu 26 Juli 2017 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 26 406 1744262 situs-kuno-bertuliskan-la-ilaha-illallah-ditemukan-dekat-laut-merah-TkyVA5ZTk6.jpg Situs Kuno Bertuliskan La Ilaha Illallah di Laut Merah (foto: Ahram)

JEJAK dakwah Islam ternyata tidak hanya ditemukan di Arab Saudi saja, sebagai negeri yang pernah menyimpan sejarah Nabi Musa, Mesir juga memiliki situs bersejarah Islam lho. Situs tersebut juga tengah banyak dibicarakan oleh sejarawan.

Situs bersejarah ini baru saja ditemukan oleh tim ahli arkeologi ketika menelusuri peninggalan bersejarah di sekitar Laut Merah. Mereka menemukan sebuah batu di dalam gua dengan tulisan Arab dan diyakini berasal dari periode pertengahan zaman.

Penemuan ini telah diumumkan oleh Kementrian Urusan Antik di Mesir, berdasarkan laporan tim arkeologi yang meneliti situs yang berlokasi di Golden Triangle berdekatan dengan Laut merah tersebut. Tulisan tersebut ditemukan di dalam sebuah gua.

(foto: Ahram)

Dalam situs Ahram, peneliti menyebutkan gua tersebut menjadi tempat meneduh para musafir, pedagang dan penumpang yang melindungi diri mereka dari cuaca panas selama perjalanan dari Mesir menuju Makkah atau Palestina.

Selama meneduh tersebut, mereka menuliskan grafiti di dinding, namun beberapa di antaranya terkubur karena erupsi. Tulisan ini diyakini berasal dari pertengahan abad 13 dan 14. Pasalnya, tulisan Arab ini dinilai berbeda dibandingkan tulisan di tahun sebelum dan sesudahnya.

Mohamed Tuni seorang arkeolog dari Departemen Laut Merah Islam dan Benda Antik di Mesir menjelaskan jika sejauh ini ada dua pesan yang teridentifikasi. Pesan pertama β€œTidak ada Tuhan selain Allah, β€œ sementara pesan keduanya β€œ Tuhan telah kembali ke budak Youssef Bin Hatem Alshati di tahun 755 dari Hegira. Semoga tuhan memaafkannya dan kedua orang tuanya dan semua umat Muslim. Amen. β€œ

Dilansir dari IBTimes, dalam waktu bersamaan, Kementrian juga mengungkapkan tulisan ini akan diberikan perlindungan spesial dan menempatkannya sebagai situs bersejarah di Mesir. Dengan perlindungan ini tulisan juga akan dipugarkan oleh mereka. (fid)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini