Sebaiknya Makan atau Tidak di Pesawat? Ini Kata Ahli Gizi

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 28 Juli 2017 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 27 406 1745319 sebaiknya-makan-atau-tidak-di-pesawat-ini-kata-ahli-gizi-wKBjKjj5hF.jpg

PERJALANAN menggunakan jalur udara memang bisa mempersingkat waktu dan menghemat tenaga yang dikeluarkan daripada menggunakan bus atau alat transportasi lainnya. Namun, efek yang ditimbulkan dari perjalanan udara kerap kali tidak bisa dianggap enteng.

Jet lag, pusing hingga selera makan yang berkurang acap kali dirasakan oleh para penumpang pesawat dengan durasi perjalanan jauh. Beberapa pramugari mengatakan, sebaiknya penumpang tidak makan ketika dalam perjalanan di pesawat.

Pasalnya, menurut mereka sistem pencernaan tidak beroperasi ketika perjalanan udara, mereka pun kerap menahan makan ketika sedang bertugas di udara. Hal tersebut dilakukan karena makan dapat membuat jet lag lebih parah, dikutip dari Insider, Kamis (27/7/2017).

Memang, jika kita berada di ketinggian yang lumayan jauh dari permukaan bumi, seringkali lidah tidak dapat merasakan rasa asin, dan makanan di pesawat bisa kurang memuaskan, dan tidak jarang tidak dimakan sama sekali. Tapi, menahan diri untuk tidak makan selama perjalanan udara sama saja menyiksa diri sendiri.

Namun, hal berbeda dilakukan oleh para pramugari. Pramugari yang sedang menjalankan tugasnya selama perjalanan di udara sering sengaja menahan diri dari makan ketika pesawat sedang terbang, bahkan walaupun penerbangan berlangsung selama 17 jam!

Sebab, menurut mereka, sistem pencernaan tidak beroperasi diketinggian dan makan dalam pesawat hanya memperparah gejala jet lag. Makanan yang dikonsumsi selama perjalanan dengan pesawat akan mulai dicerna ketika mendarat, dan hal ini akan semakin membuat Anda lebih lelah, karena pencernaan baru mulai beroperasi.

Akan tetapi, seorang ahli gizi tidak sependapat dan beranggapan apa yang dilakukan oleh para pramugari tersebut adalah sebuah kesalahan. Pasalnya, tidak makan dalam penerbangan justru dapat membuat gula darah Anda merosot dan inilah yang malah mampu memperparah efek jet lag.

“Anggapan sistem pencernaan Anda tidak beroperasi selama penerbangan tidak memiliki dasar ilmiah. Dengan membatasi diri dan tidak makan dalam jangka waktu lama dengan penerbangan yang panjang, Anda cenderung akan merasa lemah, goyah, dan bahkan bisa menderita sakit kepala dan mood tidak bagus” ucap Carolyn Pallister, ahli diet dan manajer Kesehatan Masyarakat di Slimming World.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini