Share

Rusia Bangun Monumen untuk Mengenang Pengorbanan Tikus bagi Kemajuan Ilmu Pengetahuan

Annisa Aprilia, Jurnalis · Selasa 01 Agustus 2017 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 01 406 1747645 rusia-bangun-monumen-untuk-mengenang-pengorbanan-tikus-bagi-kemajuan-ilmu-pengetahuan-hUSP7QT3et.JPG Monumen Tikus di Rusia (foto: Irina Gelbukh/CC BY-SA 3.0)

APA yang ada dalam benak Anda ketika melihat seekor tikus? Ya, hewan pengerat yang satu ini seringkali kita hilangkan dalam daftar hewan peliharaan apalagi hewan kesukaan. Namun, bagi sebuah institute di Rusia, tikus diperlakukan sangat berbeda.

Tikus atau semua jenis tikus besar atau kecil, memiliki tempat kehormatan di sebuah institute penelitian genetika Rusia. Pasalnya, tikus merupakan hewan yang paling umum digunakan dalam percobaan laboratorium. Puluhan bahkan ratusan juta nyawa tikus hilang setiap tahunnya, digunakan atas nama penelitian.

(Baca Juga: 5 Taksi Mewah saat Travelling ke Luar Negeri, Ada BMW hingga Porsche!)

(foto: Irina Gelbukh/CC BY-SA 3.0)

Di Rusia, untuk menghormati tikus yang banyak digunakan untuk keperluan laboratorium, dibangun sebuah monumen. Monumen tersebut dibangun untuk mengenang hewan pengerat yang pemberani dan telah melakukan pengorbanan tertinggi untuk kemajuan ilmu pengetahuan umat manusia.

(Baca Juga: AJAIB!! Benteng Berusia 230 Tahun di India Disulap Menjadi Hotel Bintang 5)

Monumen Tikus Laboratorium dapat ditemukan di halaman Institut of Cytology and Genetics di Akademgorodok, Rusia. Institut tersebut merupakan sebuah fasilitas penelitian yang terkait dengan Novosibirsk State University yang berusaha untuk lebih memahami sifat DNA.

(foto: Irina Gelbukh/CC BY-SA 3.0)

Bila Anda melihat sendiri monumen tikus laboratorium tersebut, maka stigma Anda selama ini tentang tikus yang seringkali menjijikan pasti akan memudar. Pasalnya, rupa tikus digambarkan sangat tidak biasa, tidak seperti wujud aslinya.

(Baca Juga: Serunya Berkelana Mengelilingi China Naik Kereta! Coba Kereta Tidur)

Monumen tikus dibuat layaknya sesosok peneliti yang mengenakan jubbah pada tubuhnya. Pada bagian wajah, tikus digambarkan dengan raut wajah yang serius dengan mulut yang tidak terlalu menonjol.

Tikus juga mengenakan kacamata berbentuk bulat yang menempel di hidungnya. Posisi tikus terlihat seperti sedang jongkok sambil memegang rantai DNA. Tikus yang tergambar dalam monumen benar-benar terlihat bijak dan jauh dari sosok tikus yang kita tahu selama ini.

(foto: Irina Gelbukh/CC BY-SA 3.0)

Hewan pengerat yang tampak bijak itu melambangkan kemajuan penelitian DNA secara bertahap selama bertahun-tahun, sebagian besar berkat pengorbanan dari jumlah spesiesnya yang sudah tidak terhitung jumlahnya.

(Baca Juga: Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan Punya Harga Fantastis Lho! Totalnya Mencapai Rp90 Miliar)

Selama ini, yang membuat tikus digunakan untuk pengujian dan penelitian ialah tikus tergolong dalam mamalia yang memiliki gen nyaris serupa dengan manusia, meskipun ada perbedaan yang nyata, namun tikuslah yang paling mendekati persamaan gen dengan manusia, dikutip dari Atlas Obscura, Selasa (1/8/2017).

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini