Share

Bogor Punya Spot Foto Ekstrem di Tepi Jurang dengan Pemandangan Alam nan Elok

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Rabu 02 Agustus 2017 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 02 406 1748372 bogor-punya-spot-foto-ekstrem-di-tepi-jurang-dengan-pemandangan-alam-nan-elok-TkCfne91DO.jpg Wisata Pabangbon, Bogor (foto: Putra Ramadhani Astyawan/Okezone)

BOGOR, memang tidak ada habisnya menawarkan berbagai pilihan tempat wisata yang mengandalkan keindahan alamnya. Kebanyakan orang hanya mengenal keindahan alam Bogor dengan salah satu yang terkenal yakni kawasan Puncak.

Namun, masih banyak orang belum mengetahui terdapat objek wisata alam yang dapat dijadikan pilihan alternatif berwisata di Kabupaten Bogor dengan menawarkan keindahan alamnya dari ketinggian yakni Panorama Pabangbon (PAPA).

(Baca Juga: 3 Spot Foto Instagenic di Bantul yang Lagi Hits)

Berada pada ketinggian sekitar 720 Mdpl di Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pengunjung disuguhkan pemandangan alam yang elok berupa hamparan hijau pepohonan dan barisan pegunungan dengan suasana sejuk.

Wisata yang baru secara resmi dibuka Perhutani dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat pada Januari 2017 ini juga menawarkan sensasi berswafoto ekstrem yang berada tepat di tepi jurang bernama Gardu Pandang Kupu-Kupu.

(foto: Putra Ramadhani Astyawan/Okezone)

Spot tersebut menjadi favorit pengunjung untuk berfoto karena pemandangan yang ditawarkan terbilang sangat indah. Pengunjung pun harus rela mengantre panjang untuk dapat bergiliran berforto di tempat yang juga dapat menguji adrenalin ini.

Ada pula beberapa spot lainnya yang menjadi andalan wisata seluas sekitar 22 hektar ini yaitu rumah pohon segi enam, rumah pandang pohon hingga ayunan ekstrem di tepi jurang. Pengunjung akan yang dipungut sebesar biaya Rp 10 ribu per spot.

(Baca Juga: Wisata Sejarah, Coba ke Cirebon! Ada Keraton Kesepuhan hingga Gua Tempat Bertapa)

Selain itu, di sekitar kawasan ini juga ada air terjun yang masih asri yang belum tersentuh bangunan apa pun. Sebagian pengunjung juga ada yang bermalam di camping ground yang di sekitarnya terdapat situs bersejarah batu peninggalan zaman megalitikum.

Salah satu pengunjung asal Bogor, Wahyu Hidayat (25) mengaku sangat menikmati pemandangan alam yanh disiguhkam di kawasan ini. Menurutnya, kawasan Pabangbon ini tidak kalah dengan wisata yang hampir serupa yakni Maribaya, Bandung.

"Saya saja warga Bogor baru pertama ke sini, ternyata pemandangannya bagus banget enggak kalah sama di Puncak sama Maribaya, Bandung," ungkapnya kepada Okezone.

Hal senada juga diungkapkan oleh warga Depok bernama Vinda (24) yang juga baru pertama kali berkunjung ke wisata Pabangbon ini. Ia pun berharap agar wisata ini ini dapat dikembangkan lebih baik lagi oleh pemerintah maupun masyarakat setempat.

(Baca Juga: Situs Kuno Bertuliskan La Ilaha Illallah Ditemukan Dekat Laut Merah)

"Wah keren deh pokoknya. Saya baru tahu tempat ini dari foto-foto teman di instagram. Karena penasaran saya coba ke sini dan ternyata benar enggak nyesel dateng jauh-jauh sama teman mending ke sini dari pada ke Puncak yang macet," ungkap Vinda.

(foto: Putra Ramadhani Astyawan/Okezone)

Untuk bisa sampai di lokasi wisata ini memang tidaklah mudah, dibutuhkan tenaga ekstra dengan kendaraan yang mumpuni. Jika anda dari Kota Bogor, kamu bisa melalui Jalan Soleh Iskandar lurus terus sampai ke Jalan Leuwiliang atau Jalan Dramaga.

Sesampainya di Leuwiliang, anda akan menemukan pertigaa sebelum Pasar Leuwiliang Dari situ ambil kiri menuju Desa Pabangbon. Jika ands kesulitan, nanti anda dapat bertanya ke warga sekitar. Perjalanan itu akan memakan waktu sekitar 1,5 jam.

(Baca Juga: Di balik Keindahan Tanjung Menangis, Ada Kisah Putri yang Menangisi Pemuda Pujaannya)

Sedangkan bagi anda dari arah Jakarta dapat menuju ke arah Jalan Raya Parung luris terus ke arah Pangkalan TNI AU Atang Senjaya. Dari situ anda kembali menuju Jalan Raya Lewiliang atau Jalan Dramaga dan sampai ke pertigaan Pasar Leuwiliang.

Sebaiknya, Anda berkunjung ke tempat ini memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan meningat trek yang cukup jauh dan menanjak. Selain itu datanglah pagi atau sore hari saat cuaca cerah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini