Tsumago, Spot Paling Sempurna untuk Rasakan Suasana Tempo Dulu di Jepang

Tentry Yudvi, Jurnalis · Kamis 03 Agustus 2017 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 02 406 1748761 tsumago-spot-paling-sempurna-untuk-rasakan-suasana-tempo-doleoe-di-jepang-7Zzk8JrJ8E.jpg Desa Tsumago, Jepang (foto: Japan-Guide)

MESKI beberapa wilayah di Jepang sudah banyak dipadati dengan gedung pencakar langit, tak membuat negeri ini lupa dengan sejarah masa lalunya. Hingga kini suasana zaman era Edo yang hidup sekitar tahun 1841 pun masih bisa dirasakan saat Anda berkunjung ke Tsumago, sebuah kota kecil dengan bangunan bersejarahnya.

Jika ditilik dari gambar, kawasan tempo doeloe di sini begitu terasa ketika melihat rumah-rumah kayu tradisional atau Ryokan yang biasa dilihat dari film Jepang. Area ini masih sangat terjaga dan terlestarikan dengan baik, terlebih sebagaimana dilansir dari Japanguide, Kamis (3/8/2017), di jalan utama ini Anda tidak boleh menggunakan kendaraan.

(Baca Juga: Tempat Ideal di Jepang untuk Menyaksikan Sumo)

Kemudian di dalam rumahnya juga tidak ada alat elektronik terpasang sehingga membuatnya masih sangat tradisional. Suasana sejuk juga terlihat dari pepohonan rindang dan perbukitan yang mengitari Tsumago ini. Tak heran jika destinasi tersebut banyak diburu wisatawan yang ingin menikmati sepi dan hening serta belajar budaya Jepang.

Sebab, saat pemerintah Edo masih berjaya, lokasi ini menjadi tempat bermukimnya Kaisar. Anda pun masih bisa melihat masa ini dari lokasi-lokasi bersejarah yang ada di sekitar.

(Baca Juga: Begini Keunikan dan Keseruan Festival Tangisan Bayi di Jepang)

Penasaran di mana saja? Berikut ulasannya.

Kuil Kotoku

(foto: Instagram/@denden_3333)

Dibandingkan kuil lainnya di Jepang, kuil ini tidak terlalu menakjubkan namun memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi. Jika Anda berkesempatan menelusuri kuil, Anda pun akan melihat patung Buddha yang sangat besar dengan tinggi 11.3 meter dan berat 121 ton. Ini lah yang menjadi harta karun berharga sebagai warisan sejarah dari seni Buddha di Jepang.

Bangunan kuil sebenarnya sudah sangat kuno , di mana kuil dibangun abad akhir 12 menuju 13. Sementara pembangunan patung Buddha dilakukan tahun 1252, orang Jepang percaya jika pemuka agama bernama Joko mengumpulkan dana untuk membangun patung tersebut.

Honjin

(foto: Instagram/@japanculturalheritage)

Di era Edo, tempat ini menjadi akomodasi spesial bagi pejabat-pejabat. Bangunan tersebut terlihat sangat kuno dan kayunya seperti sudah lapuk. Namun, hingga kini masih berdiri kokoh dan menjadi daya tarik utama ketika mengunjungi Tsumago.

(Baca Juga: Wah, Jepang Hadirkan Bak Mandi Berisikan Sirup untuk Spa Lho!)

Dulunya, bangunan ini memiliki banyak perubahan setelah masa Edo runtuh dan sempat dihancurkan, Namun, selama era Meiji di tahun 1868-1912 bangunan kembali direnovasi dengan membangun kamar penginapan nyaman untuk para kaisar atau pejabat masa itu. Di setiap kamar terdapat perapian yang sangat cantik.

Wakihonjin

(foto: Instagram/@marmarage)

Bangunan ini sudah ada sejak awal abad ke 19 dan kini menjadi sebuah situs museum. Dulunya, Wakihonjin berfungsi sebagai akomodasi penginapan dengan gaya khas rumah tradisional Jepang. Lokasinya juga berhadapan dengan Honjin langsung lho.

(Baca Juga: Fantastis, Desa Ini Sulap Sawah Jadi Lukisan Raksasa Seukuran Lapangan Bola)

Jika Anda menelusuri ke dalam setiap sudut ruangan, Anda akan melihat banyak benda-benda peninggalan masa pemerintahan Edo yang bikin merinding. Rasanya suasana zaman dulu di dalam bangunan masih sangat terasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini