Astaga! Lobak & Blewah Raksasa Tumbuh di Alaska, Ukurannya 63 Kg!

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 03 Agustus 2017 07:23 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 03 406 1748917 astaga-lobak-blewah-raksasa-tumbuh-di-alaska-ukurannya-63-kg-ppsVnO0tuI.jpg Kubis Jumbo (Foto: Amusing Planet)

LIBURAN ke kawasan pegunungan pasti dapat dengan mudah kita jumpai pemandangan ladang-ladang yang menanam sayur mayur. Hamparan sayur mayur tersebut tumbuh dengan subur di daerah yang sejuk memang, berkat kehadiran ladang-ladang hijau seperti ini perjalanan menuju lokasi obyek wisata pun semakin asyik dan seru.

(Baca juga: Sederet Fenomena Alam hingga Keindahan Kota yang Bikin Melongo)

Kalau di Indonesia terutama warga yang bermukim di Jakarta, biasanya pergi ke kawasan Puncak, Bogor, jika ingin melihat pemandangan ladang sayur mayur yang menghampar subur tersebut. Pasalnya, Puncak merupakan salah satu daerah yang bersuhu lebih sejuk dibandingkan kota-kota di sekitarnya. Sehingga, banyak masyarakat yang memanfaatkan udara di Puncak untuk sekadar liburan sambil melihat pemandangan hijau. Tak heran jika Kabupaten Bogor dan sekitaran puncak pun termasuk salah satu daerah yang memasok sayuran ke kota-kota besar seperti Jakarta.

(Baca Juga: 4 Lapangan Bola Terunik di Dunia, Ada yang Mengapung di Laut Lho!)

Hal serupa juga terjadi di sebuah kawasan di Alaska, Amerika Serikat. Ya, Matanuska-Susitna namanya, sebuah daerah yang tidak begitu luas tersebut juga memiliki ladang sayur-mayur seperti yang terdapat di Puncak. Namun, sayur-mayur yang ditanam di Matanuska-Susitna tidaklah sama dengan yang ada di ladang-ladang pada umumnya.

Matanuska-Susitna memiliki daya tarik tersendiri pada ladang sayurannya yang tidak dimiliki oleh ladang sayuran di kota-kota lainnya. Bisa dibilang tanah yang ada di ladang sayur Matanuska-Susitna ini ajaib. Pasalnya, di daerah tersebut tumbuh berbagai macam buah dan sayur yang memiliki ukuran tidak normal, dan terbilang aneh!

Buah dan sayur-mayur yang ditanam di ladang Matanuska-Susitna memiliki ukuran jumbo bahkan bisa dibilang raksasa. Buah dan sayuran tersebut memiliki bobot yang sungguh tidak wajar dan tidak tanggung-tanggung.

(Baca Juga: Wow! Kelelawar Kembar Siam Ditemukan di Brasil)

Setiap tahun di Alaska State Fair, petani dari Lembah Matanuska-Susitna secara rutin menampung sayuran-sayurannya. Ada kubis yang berbobot 138 pon atau setara dengan 63 kilogram, belewah seberat 65 pon atau setara dengan 29 kilogram, hingga brokoli seberat 15 kilogram dan sederet sayuran lainnya, yang bikin orang membelalakan matanya.

Melansir dari Amusing Planet, Kamis (3/8/2017), sayuran-sayuran tersebut dapat tumbuh dengan ukuran tidak normal seperti itu karena efek sinar matahari yang bersinar di langit Alaska. Di Alaska, musim tanam berlangsung sangat singkat hanya 105 hari bila dibandingkan dengan musim tanam di California yang berlangsung hampir 300 hari. Selain itu, durasi malam hari di Alaska tidak terlalu panjang, pasalnya wilayah ini bisa disinari matahari selama 19 jam dalam sehari saat musim panas dan pada puncak musim tanam. Jam ekstra pada siang hari itulah yang memungkinkan sayur-mayur dan buah-buahan di Matanuska-Susitna tumbuh bak sayur raksasa.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini