UNIK! Hanya di Wamena Bisa Temukan Pasir Pantai Putih di Tengah Pegunungan

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Kamis 03 Agustus 2017 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 03 406 1748940 unik-hanya-di-wamena-bisa-temukan-pasir-pantai-putih-di-tengah-pegunungan-ZcdfMcXb2Q.jpg Pasir Putih di Wamena (Foto: Instagram/Dimas Djati)

WAMENA terletak di tengah pegunungan yang jauh dari pantai mana pun di Papua dengan ketinggian sekira 1.600 meter di atas permukaan laut. Namun cukup aneh jika ada pasir pantai berwarna putih nan lembut memenuhi salah satu area di Wamena.

Mungkin sulit untuk dipercaya, namun inilah yang menjadi salah satu daya tarik di Wamena atau tepatnya di Lembah Baliem. Bupati Kabupaten Jayawijaya, John Wempi Wetipo mengatakan di daerah Lembah Baliem ini, suhu berkisar antara 15 – 18 derajat Celcius. Tentu saja berbeda dengan suhu di pantai yang terik.

(Foto: Instagram/Irfan Harry)

(Baca Juga: Ingin Saksikan Tari Perang Sambil Nikmati Udang Selingkuh? Datanglah ke Lembah Baliem Agustus Ini!)

“Di Wamena ada pasir putih di tengah pegunungan,” ucapnya saat ditemui di Jakarta baru-baru ini.

Senada dengan bupati, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayawijaya, Alpius Wetipo mengatakan bahwa, pasir putih yang ada di tengah pegunungan ini terjadi secara alami. Bahkan, ia juga menuturkan bahwa pasir putih di tengah pegunungan tidak hanya ada di satu area saja, melainkan beberapa titik. Seperti di Distrik Pisugi, Desa Aikima, Kampung Tulem, dan Habema.

(Baca Juga: Ada Mumi di Festival Lembah Baliem Papua)

“Jadi salah satu obyek wisata. Ada beberapa obyek wisata pasir putih di tengah pegunungan, banyak yang pasir putih,” tutur Alpius.

Selain pasir putih yang lembut dan menghampar dikelilingi bebatuan serta semak-semak yang tumbuh, bunga-bunga yang tumbuh pun beragam. Menurut Alpius, beragam bunga yang ditemukan di sekitar wilayah pasir putih sangat unik.

“Kalau lihat pasir putihnya bunganya pun menarik yang ditanam di tempat lain susah. Seperti bunga terompet dan matahari,” lanjutnya.

(Baca Juga: SHARE LOC: Alam Lahat Kembali Menggoda dengan Jembatan Asmara di Taman Ribang Kemambang)

(Foto: Instagram/Dimas Djati)

Meski demikian, tidak terlalu mengherankan jika melihat kenyataan lainnya bahwa ada sumber air di Wamena yang juga bisa menghasilkan garam. Dahulu, Lembah Baliem dipercaya sebagai danau yang sangat besar.

Namun seiring berjalannya waktu, terjadi gempa bumi yang mengakibatkan perubahan geologi. Batu-batu karang yang terlihat di sekitar pasir cukup menjelaskan tentang hal ini. Bahkan, ada pula rumah kerang yang bisa ditemukan di tanah.

Jika ingin melihat langsung dan menjejakkan kaki di antara pasir putih nan lembut secara langsung, Anda bisa datang ke Desa Aikima. Waktu tempuh dari Wamena ke Desa Aikima sekira 15 menit menggunakan motor.

(Baca Juga: UNCOVER INDONESIA: Keeksotisan Air Terjun Masanak Masaris & Kemisteriusan Pahatan Wajah Manusia di Lahat)

 

(Foto: Instagram/Yosin Kogoya)

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini