BACKPACKER DIARY: Menjamah Mata Air Prasejarah di Banten yang Terpencil

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 04 Agustus 2017 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 04 406 1749789 backpacker-diary-menjamah-mata-air-prasejarah-di-banten-yang-terpencil-HitvjjxC1n.JPG Mata Air Citaman, Pandeglang, Banten (foto: Instagram/@adrianloa)

PROVINSI Banten merupakan salah satu daerah yang tidak terlalu diincar oleh para wisatawan domestik atau mancanegara. Padahal, provinsi yang terkenal dengan Suku Baduynya ini memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan dan unggul di Pulau Jawa.

Hanya saja, letaknya yang cukup jauh dari pusat ibu kota negara, Jakarta, membuat wisatawan yang berasal dari luar Pulau Jawa atau bahkan Jakarta sendiri berpikir dua kali. Biarpun seperti itu, Banten tetap istimewa dan menyimpan banyak kejutan bagi wisatawan yang setia menyambanginya.

(Baca Juga: SHARE LOC: Cari Destinasi Liburan yang Tak Biasa di Bali? Coba Kunjungi 3 Lokasi Ini)

(foto: Instagram/@adrianloa)

Selain alamnya yang masih asri, Banten juga memiliki obyek wisata yang masih jarang terjamah manusia. Nah, masih mau berpikir dua kali untuk liburan di Banten? Salah satu obyek wisata alam yang dimiliki Provinsi Banten ialah Mata Air Citaman.

(Baca Juga: 3 Spot Foto Instagenic di Bantul yang Lagi Hits)

Obyek wisata alam ini berada di kaki Gunung Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Untuk menuju ke Mata Air Citaman yang tersembunyi dan terpencil tersebut, mula-mula wisatawan harus keluar dari tol menuju ke arah Pandeglang.

Kemudian menyusuri jalan beraspal hingga jalan menyempit dan suguhan pemandangan mulai berubah menjadi pepohonan yang lebat dan penampakan gunung yang terlihat hijau kebiruan dari jauh. Jalur menanjak dan mendaki harus dilalui. Pengendara harus berhati-hati karena jalan keadaan jalan yang sempit dan dua arah. Namun, ketegangan jalur disamarkan dengan hijaunya pepohonan yang tumbuh di kanan dan kiri jalan.

(Baca Juga: 4 Padang Pasir di Indonesia yang Mirip Gurun Sahara)

Perjalanan menuju Mata Air Citaman semakin menyenangkan dan tidak terasa ketika hamparan sawah dengan padi-padinya yang merunduk berada di sisi kiri jalan. Dari kejauhan penampakan gunung terselimuti awan dan kabut terlihat sangat anggun. Setelah melewati hamparan sawah, wisawatan harus berjalan kaki.

Tapi, tenang saja walaupun jarak yang harus ditempuh cukup panjang dan jalannya yang dilalui tidak rata, pemandangan sekitar mampu jadi obat penyembuh lelah yang mujarab. Nah, akhirnya tibalah kita pada sang primadona tersembunyi, Mata Air Citaman. Suasana sejuk langsung menyibak wajah dan lelah di pundakpun lenyap sekejap.

(foto: Instagram/@adrianloa)

Ayo, segera berganti pakaian dan langsung menjelajahi mata air yang telah ada sejak 2500 tahun silam, tepatnya sebelum tahun masehi dimulai. Wow! Para wisatawan dapat berenang di air kolam yang bening dan sangat jernih tanpa ada sampah sedikitpun, selain itu airnya yang dingin justru sangat menarik untuk dijamah.

(Baca Juga: Bogor Punya Spot Foto Ekstrem di Tepi Jurang dengan Pemandangan Alam nan Elok)

Jika penasaran dan berminat untuk turut merasakan sensasi berendam dan berenang di kolam prasejarah ini, jangan lupa bawa kamera bawah air Anda dengan kualitas gambar yang sangat baik, karena air kolam akan terlihat kebiruan namun jernih, ahh menyenangkan pokoknya!

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini