Peneliti Ungkap Ritual Kanibalisme di Zaman Paleolitikum

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 16 Agustus 2017 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 15 406 1756530 peneliti-ungkap-ritual-kanibalisme-di-zaman-paleolitikum-XR9IyV1oLl.jpg Tulang Manusia Zaman Paleotikum (The Trustees of the Natural History Museum, London)

SEBUAH misteri lagi-lagi terungkap. Para ilmuwan telah mengungkap hasil penelitian beberapa waktu lalu yang mereka lakukan, yaitu manusia es yang tinggal di Inggris mengonsumsi daging manusia, namun dalam penelitian yang baru menunjukkan ukiran zig-zag juga ditemukan di tulang yang menunjukkan ada kemungkinan tanda-tanda dari praktik kanibalisme tersebut.

Analisis tulang lengan manusia yang telah berusia sekira 15ribu tahun silam tersebut ditemukan pada sebuah situs di Gua Gough, Inggris. Tulang lengan manusia itu menunjukkan pola yang tidak biasa, terukir ke dalam jaringan.

(Baca Juga: Sederet Mercusuar Tua yang Harus Dikunjungi Sekali Seumur Hidup)

Para peneliti mengatakan, tanda tersebut bukanlah ciri dari proses pemotongan atau bekas gigi, tapi merupakan tanda yang disengaja dan kemungkinan memiliki makna yang luar biasa. Selain itu, dari ciri yang terlihat, seolah-olah korban tidak dibantai, namun meninggal karena sebab-sebab yang alami.

Mungkin, kanibalisme merupakan bagian dari tradisi pemakaman yang rumit, seperti yang dikutip dari Atlasobscura, Rabu (16/8/2017).

(foto: The Trustees of the Natural History Museum, London)

Dengan melihat tanda di bawah mikroskop, kepala penelitian, Silvia M. Bello dapat menyimpulkan, tanda zig-zag tersebut dibuat dalam satu tempat oleh satu orang yang juga menggunakan satu alat. Mereka membuat zig-zag yang runcing di sepanjang tulang lengan manusia tersebut, seperti potongan kayu dari pegunungan.

(Baca Juga: Hore! KAI Gratiskan Tiket Kereta di Hari Kemerdekaan RI Ke-72)

“Kita hanya dapat berspekulasi tentang konteks di mana hal ini terjadi,” tulis para peneliti dalam hasil penelitian yang dipublikasikan di PLoS One.

Akan tetapi, menurut para peneliti, urutannya menunjukkan proses ritual penguburan yang kompleks dan belum pernah diakui selama zaman Paleolitikum. Tetap saja, para peneliti tidak dapat memastikan apa arti dari perilaku yang diperbuat atau apa yang dikatakan oleh tanda tersebut.

(Baca Juga: Wadaw! di Skotlandia Ada Rumah "Goyang" Terbesar di Dunia)

Tanda zig-zag terlihat begitu misterius dan menyimpan banyak makna. Salah satu kemungkinan yang dikatakan oleh para peneliti, tanda zig-zag tersebut memberitahu sebuah cerita hieroglif. Goresan zig-zag itu bila diperhatikan lebih teliti lagi, tampak seperti hasil dari gigi manusia yang menggerogotinya.

Tapi, bukti arkeologis menunjukkan, kebanyakan praktik kanibalisme dalam sejarah manusia bukanlah hasil dari pembunuhan berantai. Namun sebaliknya, hal tersebut terjadi karena alasan yang kompleks dan beragam.

(Baca Juga: Widih! 10 Tahun Lagi Pesawat Bisa Terbang Tanpa Pilot!)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini