Share

TERUNGKAP! di Balik Bongkahan Es Antartika, Ternyata Ada 138 Gunung Berapi!

Tentry Yudvi, Jurnalis · Rabu 16 Agustus 2017 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 16 406 1757003 terungkap-di-balik-bongkahan-es-antartika-ternyata-ada-138-gunung-berapi-vhq2Wy6llN.jpg Benua Antartika (Foto: Travel Leisure)

SELAMA ini Antartika dikenal sebagai benua yang hampir seluruh kawasannya dilapisi es. Namun, ternyata Antartika juga memiliki area vulkanik terbesar di dunia loh. Ya, baru-baru ini para peneliti alam dihebohkan dengan penemuan area di bagian Barat Antartika.

Dalam kajian yang diusung oleh peneliti Universitas Edinburgh mengungkapkan, jika destinasi tersebut memiliki 138 vulkanik di bawah bongkahan-bongkahan batu es.

Namun, para peneliti menjelaskan jika angka tersebut merupakan total vulkanik yang terindetifikasi, sedangkan masih ada 91 area vulkanik yang belum teridentifikasi. Hal tersebut terjadi karena bongkahan es yang menutupi area membuat peneliti kesulitan untuk melakukan pemetaan.

Dalam meneliti, peneliti menggunakan peralatan gabungan seperti aeromagnetic dan aerogravity, satelit, dan gambar. Mereka melakukan pemetaan dengan memberikan tanda dari satu lokasi ke satu lain di atas struktur bongkahan es.

โ€œKami awalnya tidak mengharapkan penemuan seperti ini dengan jumlah tersebut. Kami juga menduga ada lebih banyak lagi vulkanik tersebar di dasar laut di bawah bongkahan es, sehingga saya pikir sangat mungkin wilayah ini akan berubah menjadi wilayah terpadat gunung berapi di dunia,โ€ jelas Robert Bingham salah satu penulis kajian tersebut sebagaimana dikutip dari Travelandleisure, Rabu (16/8/2017).

Hanya saja, dari penemuan tersebut para peneliti tidak bisa menentukan apakah merapi tersebut aktif atau tidak. Tetapi, dengan adanya penemuan baru ini akan membantu para ahli sains meneliti pertumbuhan lapisan batu es di area tersebut. Walaupun, vulkan tersebut tidak aktif, namun mereka bisa meningkatkan suhu panas hingga es mencair ke dalam samudra.

โ€Area dengan vulkanik terbesar di dunia ini membuat lapisan es yang menutupinya hilang dan ini terjadi setelah Ice Age. Teori tersebut disimpulkan karena tanpa adanya lapisan es di atas mereka, pasti ada tekanan yang terjadi di area tersebut sehingga vulkanik menjadi aktif,โ€ jelas Robert.

Antartika pun kini menjadi tempat idaman para peneliti dunia dan juga wisatawan. Kehadiran vulkanik ini memberikan sensasi pertualangan mendebarkan bagi pencinta wisata ekstrem, apalagi merapinya masih belum memiliki status pasti akan keaktifannya. (ren)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini