Alasan Melbourne Jadi Kota Paling Layak Huni di Dunia, Keamanan Salah Satu Jawabannya

Tentry Yudvi, Jurnalis · Kamis 24 Agustus 2017 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 24 406 1762528 alasan-melbourne-jadi-kota-paling-layak-huni-di-dunia-keamanan-salah-satu-jawabannya-ga5EOtuPXi.jpg Melbourne (Foto: torrensedu)

KOTA Melbourne di Australia menduduki peringkat pertama sebagai kota layak huni di dunia. Gelar ini sudah dipegang Melbourne selama tujuh tahun, berdasarkan survei Economist Intelligence Unit (EIU) Annual Liveability Index terhadap 140 kota dunia.

Lantas apa yang membuat Melbourne begitu layak diperhitungkan?

Melbourne merupakan surga budaya dan olahraga Australia, kota tuan rumah acara-acara keren termasuk Australian Open, Formula One Australian Grand Prix dan Spring Racing Carnival.

Melbourne juga merupakan rumah bagi universitas-universitas yang secara konsisten memiliki ranking terbaik di dunia, universitas-universitas yang menghasilkan jumlah lulusan teknis tertinggi di Australia, dan dipilih sebagai salah satu dari lima kota pelajar terbaik di dunia.

Sementara itu, Pemerintah negara bagian Victoria juga terus berinvestasi untuk mengembangkan infrastruktur Melbourne, termasuk membangun jalan terowongan dan jalan baru untuk memperbaiki jaringan transportasi trem dan kereta. Tentu saja untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi umum.

Dengan gaya hidup seperti ini, Melbourne berkembang pesat dengan penambahan tingkat migrasi domestik dan internasional tertinggi di Australia. Kini, Melbourne juga menjadi kota dengan pertumbuhan tercepat di Australia, dan diprediksikan akan melampaui Sydney sebagai kota terbesar di Australia pada tahun 2030.

Hal ini didukung oleh pengumuman dari majalah FDI yang menganugerahkan Melbourne sebagai pemenang “Asia-Pacific Cities of the Future” dalam kategori Human Capital and Lifestyle. Melbourne juga masuk daftar lima besar kota-kota menengah dunia untuk kategori “Economic Potential” dan berada dalam daftar sepuluh besar untuk kategori “FDI Strategy” .

Dari siaran pers yang diterima Okezone, dalam seminggu penuh, kota ini menerima pengumuman-pengumuman besar, seperti Savills World Research’s Tech Cities 2017 yang memasukkan Melbourne sebagai salah satu kota di dunia yang berada di bagian terdepan di industri teknologi global.

Sebagai 'kota teknologi' di Australia, Melbourne juga menawarkan infrastruktur, lingkungan bisnis, talenta dan gaya hidup, bagi perusahaan teknologi global untuk mencari tempat tinggal dan pabrik.

Melbourne Jamin Tindak Kriminalitas Sedikit

Foto: Timeout

Saat ini banyak destinasi wisata di dunia yang semakin gencar mempromosikan diri. Segala daya dan upaya dilakukan demi memikat hati para wisatawan agar berminat datang. Namun, peristiwa yang bertolak belakang justru terjadi belum lama ini, kota-kota di dunia penuh dengan gejolak, perang-perang dan terror bom mengisi pemberitaan media.

Namun, rasa tidak aman tersebut bukan berarti jadi penghalang untuk terus menjelajah dunia. Pasalnya, masih banyak terdapat tempat-tempat yang layak untuk dikunjungi saat berlibur. Beberapa kota yang layak huni dan kunjungi itu memiliki tingkat kejahatan yang sedikit, fasilitas kesehatan yang apik, budaya dan akses transportasi yang mendukung serta jauh dari kata teror.

Kota-kota seperti Melbourne,  Australia dan Vancouver, Kanada, menjadi andalan dalam daftar kota layak huni dan kunjungi selama bertahun-tahun. Sementara, Sydney, justru kehilangan tempat dalam daftar 10 negara besar layak huni tahun ini versi The Economist.

Kota yang menduduki peringkat tertinggi sebagai kota paling layak huni di dunia ialah Melbourne. Kota ini paling banyak dihuni dan mendapat skor 97,5 dari 100 pada daftar tahunan yang menilai stabilitas, keamanan, kesehatan, budaya dan lingkungan, pendidikan serta infrastruktur.

Selain Melbourne, kota-kota yang layak huni lainnya itu, ialah sebagai berikut:

1.       Melbourne, Australia

2.       Vienna, Austria

3.       Vancouver, Kanada

4.       Toronto, Kanada

5.       Calgary, Kanada

6.       Adelaide, Australia

7.       Perth, Australia

8.       Auckland, New Zealand

9.       Helsinki, Finlandia

10.     Hamburg, Jerman

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini