SHARE LOC: Arctic Henge Islandia, Monumen Unik Si Penyembah Pulau

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 30 Agustus 2017 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 29 406 1765710 share-loc-arctic-henge-islandia-monumen-unik-si-penyembah-pulau-ltKRyJzFc0.JPG Foto: atlasobscura

HEMBUSAN angin masa lalu seakan bertiup tatkala para wisatawan berada di tempat ini. Monumen terunik yang ada di Islandia tersebut memang sengaja dibangun untuk menyembah Pagan pulau tersebut, yaitu Asatru, sehingga nuansa ketika berada di sana seakan monumen berasal dari zaman kuno yang masih terjaga hingga kini.

Bentuknya yang tidak biasa, membuat monumen yang jadi media penyembahan kepercayaan pagan tersebut kini juga jadi incaran para wisatawan yang penasaran dengan bentuk dan sejarah yang telah dituliskannya.

Baca Juga: 5 Destinasi Terindah bak Negeri Dongeng di Dunia Nyata

Berada di salah satu desa utara dan paling terpencil di Islandia, yang bernama Raufarhofn, monumen bernama Arctic Henge ini merupakan bangunan batu kuno kolosal yang menarik untuk dikunjungi.

Foto: visithusavik

(Baca Juga: Ayo Cepat ke Inggris, Bisa Lihat Dinosaurus hingga Main di Kampung Alice!)

Melansir Atlas Obscura, Selasa 29 Agustus 2017, bangunan monumen yang dibangun  pada 1996 itu merupakan proyek yang terinspirasi langsung dari puisi edodik Voluspa, mengambil dari konsep 72 kurcaci.

Di Arctic Henge, terdapat 72 blok batu kecil, masing-masing bertuliskan nama kurcaci-kurcaci tertentu. Ada empat monumen batu yang lebih besar. Bentuk menumen tampak seperti kubah masjid-masjid, namun tidak mengembung. Susunan batunya dimulai dari yang paling besar diletakkan posisi paling bawah, kemudian yang lebih kecil hingga batu terkecil disandarkan, lalu dibagian paling atas batu berbentuk segitiga diletakkan.

Bentuk yang paling bagus ada pada tiga buah monumen yang berdiri pada satu garis yang sama, sehingga cahaya matahari seakan mengisi sisi kosong yang ada pada setiap monumen. 

Tata letak yang digunakan dalam mengatur posisi monumen sengaja dan memang disesuaikan dengan kepercayaan Norse kuno. Tata letak yang berasal dari kepercayaan inilah yang membuat pengunjung dapat menyaksikan sinar matahari di tengah-tengah sisi monumen.

(Baca Juga: Hore! Museum Antariksa Akan Ajak Pengunjung Saksikan Gerhana Matahari)

Bagi  para wisatawan yang belum berkunjung ke Arctic Henge, dapat menempuh jarak sejauh 130 kilometer dari Husavik. Perjalanan akan memakan waktu selama 1,5 jam dengan melewati jalan yang cukup bagus. Ikuti jalan di timur laut untuk mengarah keluar dari Husavik, melewati Asbyrgi, kemudian lalui persimpangan jalan 874 ke timur tepat sebelum Kopasker. Begitu sesampainya di Raufarhofn, Anda belum bisa sampai di monumen yang tampak mengesankan dari atas, Anda masih harus melanjutkan perjalanan dengan berkendara atau berjalan kaki jika mau.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini