Target Wisman 15 Juta, Hary Tanoe Beberkan Elemen Penting Agar Wisata Indonesia Dilirik Masyarakat Dunia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 03 September 2017 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 03 406 1768373 target-wisman-15-juta-hary-tanoe-beberkan-elemen-penting-agar-wisata-indonesia-dilirik-masyarakat-dunia-UNoCohVyCj.jpg Hary Tanoe Dapat Penghargaan Adat di Toraja (Foto: Istimewa)

PEMERINTAH Indonesia bergeser jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada 2017 mencapai 15 juta. Untuk mencapai target tersebut, ada berbagai cara efektif yang dapat dilakukan pemerintah guna menarik perhatian para wisatawan.

Hal ini sempat diutarakan oleh Ketua Umum Partai Perindo sekaligus Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, saat pesta ulang tahun (HUT) ke-9 Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, Hary Tanoe menjelaskan jumlah strategis dalam pembangunan pariwisata lokal.

 BACA JUGA:

"Destinasi wisata itu harus menarik, bisa alamiah atau diciptakan," kata Hary Tanoe dalam dialog yang berlangsung di objek wisata Tongkonan Sa'dan, belum lama ini.

Dalam hal ini, Hary mengambil contoh Singapura yang berhasil mendatangkan 16 juta wisatasan mancanegara karena berhasil menciptakan dan mengembangkan objek wisata belanja.

(Caption Foto: Hary Tanoesoedibjo saat mendapat penghargaan adat di HUT ke-9 Kabupaten Toraja Utara di Toraja Utara)

Menurutnya, Indonesia juga bisa melakukan hal serupa sehingga kunjungan wisatawan serta devisa negara pun akan ikut meningkat.

"Rata-rata 1 wisatawan mancanegara menghabiskan US$1.000 di Indonesia. Jika jumlah kunjungan meningkat hingga 20 juta, tentunya akan terkumpul lebih dari US$ 20 miliar setiap tahun," tutur Hary Tanoe.

Lebih lanjut Hary menjelaskan, ada beberapa elemen penting yang harus diperhatikan agar objek wisata lebih menarik di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

 BACA JUGA:

"Kita harus membangun wisata yang aman, kebersihan terjaga, dan memiliki infrastruktur dan sarana prasana yang memadai. Itu syarat utama yang harus penuh," ungkapnya.

(Caption Foto: Hary Tanoesoedibjo saat mendapat penghargaan adat di HUT ke-9 Kabupaten Toraja Utara di Toraja Utara)

Selain itu, kegiatan promosi harus digencarkan agar obyek wisata bisa dikenal luas. "Wisata bisa tumbuh dengan promosi. Saya dengan senang hati akan membantu agar masyarakat dapat melihat keindahan Toraja," kata Ketum Partai Perindo tersebut.

Dalam kunjungannya ke Toraja Utara, Hary sempat diajak Gubernur Sulsel dan Bupati Toraja Utara berkeliling menikmati keindahan Kabupaten yang terbagi menjadi 21 kecamatan tersebut. Ia pun kagum dengan keindahan berbalut sejarah dan budaya yang disuguhkan obyek wisata Kete Kesu dan Kompleks Megalit Kalimbuang Bori.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini