Yam Khang Thailand, Seni Pijat Relaksasi dari Kaki Api

Annisa Aprilia, Jurnalis · Selasa 05 September 2017 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 05 406 1769723 yam-khang-thailand-seni-pijat-relaksasi-dari-kaki-api-hmA827N2Uj.JPG Foto: thehappytrip

LIBURAN di sebuah destinasi wisata, biasanya para wisatawan akan mencoba segala hal yang jadi khas daerah tersebut. Seperti di Thailand misalnya, negara yang sangat identik dengan ajaran Buddha dan patung Sleeping Buddha itu memiliki beberapa kegiatan yang bisa dicoba oleh para wisatawan, seperti tato Yak Sant yang dibuat dengan menggunakan goresan bambu runcing dan cukup menyakitkan, ada pula kegiatan lain yang tidak kalah unik selain tato tradisional itu.


(Baca Juga:  Liburan ke Thailand Enggak Boleh Bawa Rokok Elektrik, Sanksinya Jutaan Rupiah!)

 

Saat mengunjungi Thailand pun, para wisatawan dapat mencoba salah satu kegiatan yang cukup ekstrem dan terbilang unik, yaitu pijat api. Yam Khang merupakan teknik pijat tradisional masyarakat Ban Rai, Kong Khing, Thailand, yang menggunakan kaki. Namun, uniknya lagi kaki sang pemijat harus dimasukan terlebih dahulu ke dalam kobaran api.

Dikutip Okezone dari travel bloger yang menulis laman The Happy Trip, Selasa (5/9/2017), menurut tradisi masyarakat Ban Rai, tidak semua orang bisa melakukan pijatan Yam Khang ini. Pasalnya, ada beberapa persyaratan agar seseorang dapat melakukan atau memijat. Persayaratan tersebut diantaranya ialah seorang itu harus memiliki kedewasaan yang cukup secara rohani, beretika tinggi dan bijak. Untuk itu, tidaklah heran jika hingga saat ini hanya terdapat tiga orang terapi atau pemijat yang memenuhi persayaratan untuk melakukan penanganan pasien.

Baca Juga: 5 Destinasi Terindah bak Negeri Dongeng di Dunia Nyata

Tata cara pemijat yang dilakukan, mula-mula terapis akan membasuh kaki mereka dengan air yang dicampurkan dengan ramuan herbal yang telah dicampurkan dengan minyak. Kemudian, mereka mulai memanaskan kaki dengan cara memasukkan ke dalam kobaran api, lalu pijitan pun dimulai.

Panas api akan pindah melalui kontak antara kaki dan bagian tubuh yang dipijat. Sesekali terapis terlihat memercikkan sedikit minyak ke dalam api agar tetap menyala. Panas yang dibawa oleh kaki si terapis dapat memberikan efek menenangkan terhadap pasien yang dipijatnya.

(Baca Juga: SHARE LOC: Yeay! Snorkeling di Pulau Pinjan Enggak Perlu Basah-basahan Lho)

Para wisatawan yang hendak mencoba pijat Yam Khang tidak perlu khawatir dengan efek samping yang ditimbulkan, karena para terapis tahu betul area tubuh mana yang harus ditekan. Terapi pijat Yam Khang juga bermanfaat untuk meredakan nyeri otot, memberi energi, meremajakan dan menyegarkan badan.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini