BACKPACKER DIARY: Cuma Rp50 Ribu, Anda Bisa Wisata Jelajah Budaya di Hoi An Vietnam

Dada Sathilla, Jurnalis · Kamis 07 September 2017 07:16 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 06 406 1770675 backpacker-diary-cuma-rp50-ribu-anda-bisa-wisata-jelajah-budaya-di-hoi-an-vietnam-d1yDmC0j8a.jpg Foto: Dada/Okezone

PERTUNJUKAN seni tradisional selalu menarik perhatian para traveler. Muatan nilai budaya dan penampilan yang menghibur membuat mereka rela merogoh kocek demi menyaksikan pertunjukan seni di tempat wisata. Namun di kota wisata Hoi An, Vietnam, ada pertunjukan teater tradisional yang gratis. 

Baca Juga: Ya Ampun, Wanita Aljazair Rela Menahan Sakit karena Tato di Wajah demi Dipuji Cantik

Hoi An pada masa lampau merupakan kota pelabuhan dagang yang dihuni oleh para pedagang dari Tiongkok, Jepang dan Vietnam. Perpaduan budaya ketiga bangsa ini melahirkan banyak keunikan yang kini dinikmati turis di kota Hoi An. Salah satunya berupa tarian dan musik tradisional yang kini masih lestari dan menjadi salah satu alasan kenapa para traveler menggemari Hoi An. 

Pertunjukan tarian dan musik rakyat ini digelar di sebuah rumah tua di jalan Nguyen Thai Hoc, kota Hoi An. Pertunjukan ini bisa dinikmati dengan gratis asalkan Anda telah membeli tiket masuk kota tua Hoi An sebesar 100.000 dong atau sekitar 50.000 rupiah. Dengan tiket masuk  ini anda berhak memasuki 5 bangunan bersejarah di Hoi An mulai dari rumah peninggalan pedagang Tiongkok, museum, kuil, hingga menonton pertunjukan tari dan musik tradisional. Tiket bisa digunakan mulai dari jam 9 pagi hingga 10 malam. 

Pertunjukkan tari dan musik rakyat ini digelar pada jam 11.30 selama 20 menit. Tarian dan musik digelar di atas panggung kecil di aula depan rumah. Sementara para turis duduk menghadap panggung di sebuah bangku kayu. Meski area pertunjukkan kurang luas dan bangku kayunya terasa keras, namun pertunjukan yang apik mampu menyihir para turis untuk bertahan duduk selama 45 menit. 


Pertunjukan dimulai dengan show musik tradisional Vietnam menggunakan Dan Bau, yaitu alat musik tradisional Vietnam yang bersenar tunggal. Para pemain musik yang berkostum tradisional kemudian memainkan lagu - lagu rakyat dengan alat musik tradisional Guzheng, yang berbentuk seperti kecapi, dan instrumen tradisional lainnya. 

Para penari kemudian naik panggung dan mulai menari. Tarian yang dipentaskan merupakan perpaduan tarian tradisional dengan kontemporer. Salah satu hal yang menarik perhatian para penonton adalah kostum yang dipakai para penari. Mereka memakai kostum tradisional dari berbagai etnik yang ada di Vietnam. Kostumnya berwarna cerah dengan kesan seperti pakaian Tiongkok. Masyarakat Vietnam sendiri terdiri dari 52 etnik. 

Tak cuma lagu dan tarian rakyat, disini juga dipentaskan teater rakyat. Para pemain baik wanita dan pria tampak menghayati perannya dalam teater komedi ini. Di akhir pentas, ada pengundian doorprize dimana para penonton yang beruntung mendapatkan suvenir lampion. 

BACA JUGA: Foto-Foto Konyol yang Bisa Jadi Inspirasi saat Liburan

Bagi yang ingin menonton pertunjukan lebih lama dan lebih leluasa bisa menonton pada jam 5 sore dimana pertunjukan digelar selama 45 menit dengan tiket masuk sebesar 100.000 dong atau sekitar 50.000 rupiah. Tiket ini terpisah dengan tiket masuk ke kota tua Hoi An.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini