BACKPACKER DIARY: Pesona Keukenhof, Destinasi Taman Bunga Terbesar di Dunia yang Menjadi Simbol Kota Belanda

Dada Sathilla, Jurnalis · Selasa 12 September 2017 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 11 406 1773891 backpacker-diary-pesona-keukenhof-destinasi-taman-bunga-terbesar-di-dunia-yang-menjadi-simbol-kota-belanda-zdO1gqz6q5.jpg Foto: Dada/Okezone

SALAH satu destinasi wisata utama bila travelling ke Belanda adalah mengunjungi taman bunga yang terkenal. Keukenhof yang berada di kota kecil Lisse ternyata merupakan taman bunga terbesar di dunia. Untuk menuju ke Keukenhof pun mudah, tinggal naik bus dari Bandara Internasional Schipol. 

Baca Juga:

Bunga tulip telah lama dikenal sebagai simbol Belanda, hal ini salah satunya karena keberadaan taman bunga Keukenhof. Ada sekitar 7 juta bunga yang ditanam di taman seluas 32 hektar ini. Tak cuma bunga tulip namun bermacam-macam jenis bunga lainnya seperti Daffodil, Hyacinth hingga Sakura bisa ditemukan disini.

Taman bunga musim semi terindah di dunia ini berada di Belanda bagian selatan, tepatnya di kota kecil Lisse yang berada di sebelah barat daya Amsterdam. Untuk menuju ke Keukenhof tak sulit. Anda bisa menggunakan transportasi umum dari Amsterdam, Rotterdam maupun kota Den Haag. Bila anda datang dari bandara internasional Schipol, anda bahkan bisa langsung pergi menuju Keukenhof. 

Di luar bandara Schipol ada minivan yang khusus menjual tiket masuk Keukenhof. Tiket dijual dengan harga 24 euro atau sekitar 380.000 rupiah. Harga ini sudah termasuk dengan transportasi pulang pergi Schipol - Keukenhof dan tiket masuk. Perjalanannya sendiri memakan waktu sekitar 1,5 jam.

Jika Anda bepergian membawa beberapa tasm maka harus dititipkan di loker sebelah pintu masuk. Loker ini bisa disewa dengan memasukkan koin 1 euro atau sekitar 15.900 rupiah.

Begitu masuk ke kawasan Keukenhof, Anda akan disambut hamparan permadani bunga tulip di dalam taman raksasa. Bunga tulip berwarna - warni ini mekar di bawah rimbunnya pepohonan. Ia tumbuh di antara sungai kecil yang mengalir sepanjang taman. Tak cuma tulip, di Keukenhof ada bermacam paviliun yang menyimpan bermacam tanaman. Bunga-bunga ditanam di beberapa taman yang berbeda seperti Historical Garden, Water Garden dan Japanese Garden. Japanese Garden bahkan didesain seperti halnya taman bunga di Jepang lengkap dengan sakura yang bermekaran. Wow!

Para pengunjung juga bisa menikmati keindahan taman dengan naik speedboat. Boat ini mengitari taman lewat kanal - kanal. Sementara itu di bagian belakang taman terdapat ladang tulip yang sangat luas. Saking luasnya ladang tulip ini terlihat seperti sawah. Para pengunjung juga bisa mengamati hamparan tulip ini dari atas kincir angin. Sebagai alat penghasil listrik tradisional di Belanda, kincir angin bisa ditemukan dengan mudah di area pedesaan termasuk di ladang. Para turis bisa naik ke dalam kincir angin dengan gratis. 

Keukenhof sebenarnya bukan sekedar taman bunga musim semi yang indah saja. Taman ini sejatinya merupakan pameran bunga agar para pengusaha bibit tanaman dari Belanda dan negara eropa lainnya  bisa memamerkan kreasinya dan bertemu dengan calon pembeli serta importir. Belanda kini dikenal sebagai eksportir bunga terbesar di dunia. Karena bunga tulip hanya mekar selama 2 bulan saja yaitu dari pertengahan Maret hingga pertengahan Mei, maka Keukenhof hanya bisa dikunjungi pada waktu tersebut. 

Baca Juga:

Pada tahun 2018 mendatang Keukenhof dibuka mulai 22 Maret hingga 13 Mei 2018. Jangan lewatkan juga parade bunga yang akan berlangsung pada 21 April 2018. Bila anda ingin mengunjungi Keukenhof, Anda bisa membeli tiket secara online atau bisa juga membeli di Bandara Internasional Schipol seperti. Namun harus siap - siap mengantre karena festival bunga ini sangat diminati turis.

“Saat saya ke sini, perlu mengantri selama hampir 1 jam untuk mendapatkan tiket,”

 

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini