Share

Hiiiiiii! Gara-Gara Krematorium Penuh, Hotel Mayat Bermunculan di Jepang

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 13 September 2017 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 13 406 1774753 hiiiiiii-gara-gara-krematorium-penuh-hotel-mayat-bermunculan-di-jepang-BLt35yxuo0.jpg Hotel Menyimpan Mayat di Jepang (Foto: Japantimes)

SELAMA ini sebagian besar orang hanya mengetahui hotel berdasar gaya, bujet dan selera. Namun, sebuah hotel di Jepang sangat berbeda.

Tampak dari luar, bangunan yang berwarna paduan abu-abu gelap dan terang tersebut terlihat layaknya bangunan hotel pada umumnya. Bentuknya yang kotak, dengan jajaran enam buah jendela di dindingnya, membuat orang yang melihatnya pun tidak menyangka itu bukanlah hotel biasa.

Ditambah lagi, letaknya yang berada di antara rumah dan pabrik di kawasan semi industri Kawasaki, hotel yang kemudian diketahui bernama Sou Sou tersebut tidak tampak perbedaannya. Padahal, perbedaan antara hotel ini dengan hotel lainnya sangatlah kontras.

BACA JUGA:

Bagaimana tidak, Sou Sou hanya melayani orang yang telah meninggal. Ya, orang yang telah meninggal alias sudah tidak bernyawa tersebut diinapkan di Sou Sou bukan tanpa alasan.

Para keluarga yang menginapkan jasad keluarganya yang telah tiada di Sou Sou, karena di Jepang sebagian besar mayat yang hendak dikremasi terkadang harus mengantri dan menunggu terlebih dahulu didaftar tunggu di krematorium. Antrean yang cukup lama hingga berlangsung sampai seminggu atau lebih ini membuat para keluarga harus menginapkan jasad keluarganya yang telah tiada sementara di hotel mayat Sou Sou.

 

Untuk dapat menginapkan jasad keluarga yang sudah meninggal, para keluarga harus mengeluarkan kocek sebesar ¥ 9.000 perharinya, atau setara dengan Rp1.1 juta. Angka yang cukup mahal memang, tapi jalan ini tetap dipilih oleh keluarga, dengan alasan jika mayat disimpan dalam kamar mayat di krematorium, fasilitas di sana cukup kurang, jam kunjungan di ruang penyimpanan dingin sangat terbatas.

Sementara, di Sou Sou keluarga dapat mendekorasi kamar yang dihuni oleh jasad tak bernyawa keluarga mereka dengan bunga dan memorabilia almarhum. Selain itu, para keluarga juga diizinkan untuk turut menginap di kamar tempat jasad keluarga mereka yang sudah tidak bernyawa itu berada.

BACA JUGA:

"Saya ingin memberi keluarga yang ditinggal oleh keluarga mereka yang meninggal tempat untuk berkabung dan bersantai sama seperti di rumah," ucap Hisao Takegishi, presiden Sou Sou, seperti yang dilansir dari laman Japan Times, Rabu (13/9/2017).

Follow Berita Okezone di Google News

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini