Merasakan Ketinggian Gunung Fansipan dengan Naik Cable Car di Himalaya

Dada Sathilla, Jurnalis · Jum'at 29 September 2017 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 29 406 1785435 merasakan-ketinggian-gunung-fansipan-dengan-naik-cable-car-di-himalaya-sTCBS1mrNs.jpg Wisata cable car di Fansipan Himalaya (Foto:Dada)

GUNUNG tertinggi di kawasan Indochina, Fansipan, rupanya berada di daerah pegunungan Sapa yang merupakan destinasi wisata utama di Vietnam bagian utara. Keberadaan Fansipan tentunya menantang para traveler dan pendaki untuk menaklukannya. Meski tingginya mencapai 3.143 meter Fansipan bisa ditaklukkan dengan hadirnya cable car.

Awalnya saya pikir mustahil untuk menaklukkan gunung yang dijuluki 'the Roof of Indochina' ini. Biasanya diperlukan 1-3 hari untuk mencapai puncak Fansipan. Tapi setelah sampai di pintu gerbang kawasan Fansipan saya menyadari hal ini tak mustahil lagi dengan adanya cable car yang membawa para penumpang dari dasar gunung hingga hampir ke puncak Fansipan.

 

Area cable car ini terlihat mirip seperti resort dengan adanya taman bunga yang cantik, clock tower, pagoda serta gedung megah. Di dalam gedung ini loket penjualan tiket cable car berada. Harga tiketnya 600.000 Dong atau sekira Rp300.000 untuk pulang pergi. Cable car akan turun di cable car station dan pendakian menuju puncak Fansipan bisa dilanjutkan dengan menaiki tangga. Bila ingin tiba di puncak Fansipan tanpa menaiki tangga bisa naik funicular, sebuah kereta kecil yang digerakkan dengan kabel. Untuk naik funicular perlu membeli tiket 100.000 Dong atau sekitar Rp50.000 per orang. Saya tentu memilih naik tangga agar bisa merasakan pengalaman mendaki gunung Fansipan.

BACA JUGA:

Wisata Keliling New York Bareng Sarah Jessica Parker Cuma Bayar Rp5,4 Juta!

Cerita Seru David John Schaap, Sosok di Balik Video Wonderful Indonesia yang Raih...

Tempat naik cable car rupanya lumayan jauh dari loket, harus turun eskalator beberapa kali hingga akhirnya saya sampai di stasiun. Hari itu saya beruntung karena tak ada antrian sehingga cable car bisa dinaiki berdua saja. Sebenarnya sebuah cable car mampu mengangkut 35 orang. Dalam satu jam semua cable car di stasiun ini mampu mengangkut 2000 orang. Cable car yang dibuka sejak tahun 2013 lalu ini merupakan cable car pertama di Asia yang menggunakan 3 kabel. Dengan cable car ini saya akan menempuh perjalanan ke gunung Fansipan selama 20 menit.

 

Begitu cable car berjalan saya merasa antusias menyaksikan pemandangan di bawah. Benar saja, landskap lembah Muong Hoa tampak sangat cantik dilihat dari atas. Ada puluhan sawah terasering yang kemudian berubah jadi bukit - bukit hijau, diselingi sungai yang meliuk-liuk bak ular hingga akhirnya pemandangan ini berubah menjadi perbukitan yang mengarah ke gunung.

Namun selang beberapa saat landskap ini berubah drastis saat kabut mulai naik, menutupi semua pandangan hingga yang terlihat hanya kabut putih. Kadang cable car terasa naik dan meluncur turun mengukuti alur kabel. di saat kabut tebal seperti ini yang bisa dilihat hanya cable car lainnya yang kadang muncul dari arah berlawanan.

BACA JUGA:

Asyik! Akhir Tahun Berwisata ke Taman Safari Indonesia Bisa Melihat Panda Lucu!

 

Saya sempat khawatir cable car akan jatuh. Untungnya kekhawatiran itu tak terbukti. Setelah 20 menit cable car akhirnya mendarat di stasiun dan saya pun kembali melanjutkan pendakian Gunung Fansipan dengan mendaki 600 anak tangga.

Sore harinya setelah menaklukkan Fansipan, saya kembali menggunakan cable car untuk kembali ke bawah gunung. Kali ini saya bersama penumpang lainnya di cable car. Saat menjelang petang, kabut mulai pudar sehingga beberapa puncak bukit mulai kelihatan. Panorama lembah yang menakjubkan bisa dinikmati kembali. Mendaki Fansipan dengan cable car sungguh pengalaman yang seru. Jasa cable car ini bisa digunakan hingga sebelum jam 5.30 sore dari puncak Fansipan. Setelah itu akan tutup dan buka kembali keesokan harinya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini