Unik! Boneka Nenek Raksasa dan Cucunya Berkeliaran di Jalan Raya Swiss

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 05 Oktober 2017 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 04 406 1788891 unik-boneka-nenek-raksasa-dan-cucunya-berkeliaran-di-jalan-raya-swiss-KCx9drzZli.jpg

JIKA Anda tiba-tiba melihat dua buah boneka raksasa bisa berjalan sendiri, bagaimana respons Anda?

Boneka-boneka tersebut merupakan nenek dan cucunya. Boneka nenek sebelumnya ditidurkan di atas ranjang kayu raksasa lengkap dengan bantal dan selimut yang menghangatkan tubuhnya. Boneka nenek tampak pulas tertidur dengan matanya yang tertutup.

Sementara, boneka cucu perempuannya pun ditidurkan di ruangan yang berbeda. Boneka raksasa cucu perempuan dibangunkan pada 09.30 di Place de la Sardaigne. Sedangkan, boneka raksasa neneknya dibangunkan pada 10.50 di Plainpalais.

Kedua boneka raksasa ini ternyata karakter dai La Saga des Geants, sebuah pertunjukan spektakuler dari boneka raksasa yang dapat berjalan di abad ke 19. Namun, kali ini kedua boneka raksasa yang bisa berjalan itu kembali dipertunjukkan, tepatnya pada Sabtu dan Minggu di Plainpalais, Jenewa, Swiss.

Parade yang mempertunjukkan boneka raksasa nenek berumur 83 tahun dan boneka raksasa cucu perempuannya setinggi enam tahun tersebut dipadati oleh masyarakat yang antusias melihat. Senyuman dan kamera menyapa boneka-boneka besar yang baru saja terbangun dari tidur nyenyak mereka.

Dengan lembut keduanya berjalan melalui jalan-jalan yang penuh sesak karena dipadati oleh masyarakat. Tidak hanya berjalan, kedua boneka raksasa ini juga sesekali menyapa masyarakat dengan berbicara.

Boneka raksasa nenek ternyata dapat berbicara dengan bahasa yang tidak biasa. Dengan suara Romawi, Anglo Saxon, Arab dan Asia. Seperti yang dituturkan oleh Sutradara Royal de Luxe Jean-Luc Courcoult dalam laman Swiss Info.

“Nenek memiliki bahasa yang aneh dengan suara Romawi, Anglo-Saxon, Arab dan Asia,” ucapnya seperti yang tertulis dalam Swiss Info, Rabu (4/10/2017).

Penasaran, bagaimana boneka raksasa nenek dan cucu ini berjalan? Ternyata ada tim di belakang mereka. Ada sebuah tim yang disebut dengan Liliputians, aeralis, dalang dan operator crane dibantu oleh sukarelawan, bertanggung jawab atas gerakan tanpa susah payah dari nenek raksasa tersebut, yang diikuti oleh band dan kursi roda si nenek.

BACA JUGA:

Tanggung jawab lainnya dari para liliputians ialah membantu menerjemahkan ucapan nenek yang tidak bisa dipahami kepada penonton. Sayangnya, parade ini telah selesai pada 1 Oktober lalu.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini