Genjot Target Kunjungan 20 Juta Wisman di 2019 Pemerintah Butuh Banyak Masukan

Annisa Aprilia, Jurnalis · Rabu 01 November 2017 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 01 406 1806356 genjot-target-kunjungan-20-juta-wisman-di-2019-pemerintah-butuh-banyak-masukan-qfBlSeRUbw.jpg Pemerintah butuh masukan untuk genjot kunjungan 20 juta wisman di 2019 (Foto:Ilustrasi/Wallpapers)

SETIAP negara pasti memiliki target untuk kunjungan wisatawan. Target tersebut digunakan untuk memicu pendapatan negara.

Indonesia salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang juga memiliki potensi wisata terbaik, memiliki target kunjungan wisata setiap tahunnya. Pada 2019 mendatang Indonesia menargetkan sebanyak 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara.

Angka tersebut jelas menjadi tantangan bagi pemerintah Indonesia dan para pemangku pariwisata agar bisa mencapainya. Maka, untuk mencapai 20 juta wisatawan mancanegara digelarlah sebuah acara diskusi bersama pemangku pariwisata.

BACA JUGA:

Misteri Bukit 100.000 Salib, Tak Mempan Dihancurkan Tentara Soviet

Digelar hari ini, Rabu (1/11/2017) di Jakarta, Indonesia Tourism Outlook (ITO) sebagai upaya untuk menganalisis prospek, peluang, dan mengumpulkan masukan dari berbagai pihak menuju optimisme tercapainya target kunjungan wisatawan mancanegara pada 2019.

Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata (Kemenpar), I Gde Pitana juga mendukung acara Indonesia Tourism Outlook 2018, dan berharap mampu menghimpun lebih banyak masukan sekaligus menganalisis prospek pariwisata Indonesia ke depan.

"Melalui ITO kami berharap seluruh pemangku kepentingan yang terkait pariwisata dapat memberikan sumbangsih masukannya untuk pengembangan pariwisata Indonesia yang lebih baik ke depannya," ucap I Gde Pitana, seperti yang tertulis dalam keterangan pers yang diterima Okezone.

BACA JUGA:

VIRAL! Perempuan Berusia 51 Tahun Ini Lakukan Hal Memalukan dan Bikin Ruang Operasi Heboh

Sementara, hampir serupa dengan I Gde Pitana, Ketua Umum Forum Wartawan Pariwisata Indonesia (Forwapar), Fatkhurrohim, mengatakan acara Indonesia Tourism Outlook diselenggarakan karena pariwisata telah menjadi sektor utama. Indonesia Tourism Outlook diadakan untuk mendukung peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

"Pariwisata telah menjadi leading sector dalam pembangunan. Untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan, menganalisis prospek pariwisata Indonesia, diadakanlah Indonesia Tourism Outlook 2018," ucap Faturrohim dalam sambutannya.

(ndr)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini