Tak Lagi Gersang, Kabupaten Bangkalan Perbanyak Penghijauan untuk Menarik Wisatawan

Lidya Hidayati, Jurnalis · Kamis 23 November 2017 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 23 406 1819231 tak-lagi-gersang-kabupaten-bangkalan-perbanyak-penghijauan-untuk-menarik-wisatawan-31oASVCmdA.jpg Wisata madura (Foto: Limakaki)

TAK dapat dipungkiri jika pariwisata merupakan salah satu sumber penghasilan utama sebuah daerah. Tak terkecuali dengan Kabupaten Bangkalan yang terletak di Madura, Jawa Timur.

Dalam upayanya meningkatkan pendapatan daerah dari segi wisata, pemerintah Kabupaten Bangkalan pun melakukan perbaikan di berbagai sisi, termasuk dengan melakukan penghijauan. Mondir A. Rofi'i, Wakil Bupati Kabupaten Bangkalan menyebut jika daerah yang dipimpinnya termasuk yang paling gersang di Madura.

 BACA JUGA:

"Ini kan aktivitas yang sangat positif karena Kabupaten Bangkalan termasuk kabupaten yamg gersang. Terus ditambah lagi dengan galian c yang kontrolnya dari Jawa Timur. Nah, banyak gunung-gunung yang mulai gundul, gersang," ungkap Mondir di Alun-alun Kabupaten Bangkalan, Rabu (22/11/2017).

Untuk mewujudkan rencana menghijaukan Bangkalan, pemerintah setempat bekerja sama dengan Djarum Foundation. Bertajuk "Djarum Trees for Life (DTFL) - Menanam Trembesi 296 KM Lingkar Pulau Madura", pemerintah lokal dan Djarum Foundation berupaya untuk menghijaukan kembali Bangkalan.

Pemerintah dan Djarum ingin mengajak masyarakat untuk aktif ikut serta mengjijaukan Bangkalan. Untuk itu, Djarum telah memberikan bantuan bibit tanaman berupa 900 bibit trembesi, 450 bibit mangga, dan 450 bibit kelengkeng untuk disebar di 18 kecamatan di Bangkalan.

"Program penghijauan ini selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Bangkalam untuk terus menggiatkan perbaikan lingkungan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga alam sekitar untuk mengurangi efek bencana alam seperti banjir dan pemanasan global," tutur Makmun Ibnu Fuad, Bupati Bangkalan dalam rilis yang diterima.

Mondir menjelaskan jika pemerintah berharap penghijauan ini akan bisa memberikan dampak positif kepada bidang lain. Ekonomi misalnya.

"Dari pemerintah sendiri ada penanaman pohon yg ada di program-program kehutan. Tapi bukan trembesi. Ada jati, ada nilai ekonominya. Atau sengon, mahoni. Selain untuk pelestarian lingkungan, juga dari sisi ekonominya kan ada. Kalau sudah besar, dipotong, direboisasi. Program Itu akan jalan sepanjang dibutuhkan," papar Mondir.

 BACA JUGA:

Diharapkan nantinya ketika Bangkalan sudah lebih rindang, akan semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung. Kehadiran wisatawan ini selain untuk lebih mengenalkan Bangkalan kepada dunia, juga untuk meningkatkan penghasilan daerah dan taraf ekonomi masyarakat.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini