Frietmuseum, Museum Pertama dan Satu-satunya Museum Kentang Goreng di Dunia

Dada Sathilla, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 03 406 1839303 frietmuseum-museum-pertama-dan-satu-satunya-museum-kentang-goreng-di-dunia-ixu3Fw54P7.jpg Frietmuseum Belgia (Foto: Boeind Belgie)

FRENCH fries atau frites salah satu jajanan yang paling terkenal di dunia dan bisa ditemukan hampir di semua kota. Tapi ternyata frites merupakan produk asli buatan Belgia dan termasuk makanan khas kebanggaan Belgia. Saking bangganya, di kota Bruges, Belgia ada museum yang dibangun khusus untuk memperkenalkan frites dan sejarahnya kepada masyarakat dunia. Penggemar kentang goreng wajib datang kesini nih.

Masyarakat Belgia terkenal bangga dengan frites atau french fries. Frites merupakan produk asli buatan Belgia yang telah mendunia dan dikonsumsi di banyak negara. Lebih terkenal dengan nama french fries di banyak negara atau chips di Amerika, di negara asalnya kentang goreng disebut sebagai frites. Konon kabarnya orang Belgia tak suka bila frites disebut french fries atau chips.

Saking bangganya dengan frites, di kota Bruges, Belgia telah dibangun Frietmuseum, sebuah museum mengenai kentang goreng yang berisi seluk beluk dan sejarah kentang serta frites di Belgia. Museum ini merupakan yang pertama dan satu-satunya museum kentang goreng di dunia.

Terletak di area pusat kota bersejarah Bruges, Frietmuseum menempati bangunan paling tua di Bruges, The Saaihalle, yang sudah berdiri sejak abad ke-14 yang masih terawat sangat baik. Frietmuseum dimiliki oleh bapak anak Eddy dan Cedric Van Belle yang juga membuka museum cokelat yang juga terkenal di Bruges, Choco-Story.

Frietmuseum terdiri dari 3 lantai. Lantai dasar dikhususkan untuk sejarah kentang sebagai bahan dasar frites. Kentang berasal dari Peru sejak lebih dari 10.000 tahun lalu. Sementara itu lantai satu bercerita tentang pembuatan frites di Belgia, alat-alat kuno yang digunakan untuk membuat frites hingga bagaimana frites masuk dan dikenal di Belgia.

Frietmuseum merupakan museum yang asyik untuk dijelajahi bersama keluarga salah satunya karena kentang goreng bisa dinikmati oleh dewasa maupun anak-anak. Bagian dalam museum juga berkesan ceria dengan dindingnya yang dicat sesuai warna frites. Ada diorama, video yang menceritakan proses pembuatan kentang menjadi frites hingga alat pemotong kentang kuno.

Di lantai basement terdapat kafe dimana pengunjung bisa menikmati frites. Untuk mengunjungi Frietmuseum perlu membayar tiket masuk sebesar 7 Euro atau Rp 114 ribu atau membeli tiket terusan Frietmuseum dan Choco-Story seharga 13 Euro atau Rp212 ribu. Pengunjung juga diberi voucher potongan harga untuk menikmati frites di kafe di lantai basement.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini