Share

Kubah Ide, Spot Wisata di Bandung yang Dipenuhi Ribuan Catatan Kecil

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 16 Januari 2018 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 15 406 1845427 kubah-ide-spot-wisata-di-bandung-yang-dipenuhi-ribuan-catatan-kecil-CbU9Kb2kHq.jpg Kubah Ide (Foto: infobdgcom/Instagram)

SEBUAH obyek wisata bisa menjadi terkenal hanya karena hal-hal kecil. Sebut saja Chewing Gum Wall di Amerika Serikat yang terkenal karena menjadi tempat menempel permen karet.

Lalu ada Wall of Love di Paris yang sering dikunjungi karena berisi tulisan “Aku cinta kamu” dalam berbagai bahasa. Kemudian ada Love Lock di area Namsan Seoul Tower yang menjadi terkenal karena banyaknya gembok yang digantungkan oleh wisatawan.

Hal-hal unik memang terkadang bisa menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung. Di Bandung, ada sebuah obyek wisata yang cukup sering didatangi yaitu Bandung Planning Gallery. Museum yang terletak di Jalan Aceh No.36, Babakan Ciamis, Sumur Bandung, Bandung itu sebenarnya merupakan obyek wisata edukasi. Di sana wisatawan dapat melihat proses pembangunan kota kembang dari masa ke masa hingga rencana yang akan datang.

(Foto: infobdgcom/Instagram)

Berdasarkan penelusuran Okezone di akun media sosial Instagram, Selasa (16/1/2018), banyak wisatawan yang datang ke sana tidak melewatkan kesempatan untuk berfoto di Kubah Ide, salah satu spot di museum tersebut. Bila diperhatikan dengan saksama, spot tersebut sangatlah sederhana, hanya berisikan lembaran catatan kecil yang ditempelkan ke tembok.

Akan tetapi, ribuan catatan kecil yang tertempel bisa membuat pemandangan yang menyegarkan mata. Sebab tembok menjadi penuh warna dan membentuk latar belakang yang indah sehingga cocok untuk dijadikan tempat berfoto. Meskipun ditempelkan secara acak dan warnanya tidak beraturan, hal itu tidak mengurangi keindahan lembaran catatan kecil yang didominasi warna kuning, hijau, dan merah muda.

Wisatawan yang datang pun memiliki kesempatan untuk menuliskan apapun di lembaran catatan dan diperbolehkan menempelkannya. Baik itu doa, harapan, masukan, maupun kritik. Beberapa tulisan yang ada antara lain, “Nanti bakal ke sini lagi dgn Mas Jodoh, wait me”, “Bismillah, semoga kerja dan punya rumah di Bandung. Amiiin…”, serta “Juara, Bandung unch”.

(Foto: miss_radini/Instagram)

Awalnya lembaran catatan yang tertempel di tembok tidak terlalu banyak dan hanya di bagian tengah. Kemudian entah bagaimana caranya lembaran catatan semakin memenuhi tembok bagian atas. Kini dinding telah penuh hingga mencapai batas. Meski begitu, masih ada wisatawan yang menempelkan tulisannya di atas lembaran catatan lain.

Selain Kubah Ide, masih ada spot lain yang menarik untuk dikunjungi di Bandung Planning Gallery. Ada area virtual reality, layanan interaktif Bandung di Masa Lalu, hingga wujud kendaraan di masa depan yaitu cable car.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini