Penduduk di Utara Rusia Bisa Lihat Matahari Terbit Setelah 40 Hari dalam Kegelapan

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 16 Januari 2018 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 16 406 1845777 penduduk-di-utara-rusia-bisa-lihat-matahari-terbit-setelah-40-hari-dalam-kegelapan-g8t87T5xKf.jpg Saat matahari terbit di Rusia utara (Foto: sergey.mazolemov/Instagram)

SEJUMLAH negara 4 musim di dunia kini tengah memasuki musim dingin yang ditandai dengan turunnya salju. Butiran salju itu kemudian akan mengendap di atas permukaan tanah, jalan, atap rumah, kendaraan, hingga di antara ranting pepohonan yang dapat membuat suhu bertambah dingin. Belum lagi jika badai salju datang, rutinitas menjadi terganggu bahkan memaksa orang untuk berdiam di dalam ruangan.

Saat musim dingin tiba, setiap orang rasanya akan mengenakan pakaian hangat dan menyalakan penghangat ruangan. Terlebih pada saat musim tersebut pancaran sinar matahari tidak begitu terasa dan matahari tenggelam lebih awal. Tak sampai di situ, ada pula orang yang merasakan musim dingin dalam keadaan gelap karena matahari tidak terbit.

(Foto: ksenos12378/Instagram)

 (Baca Juga: Melihat Museum Bahari Sebelum Terbakar, Bangunan Bersejarah Peninggalan VOC)

Peristiwa itu terjadi di Rusia bagian utara. Letaknya yang berdekatan dengan Lingkar Arktik atau Lingkar Kutub Utara membuat penduduk Rusia Utara harus hidup dengan kegelapan selama 40 hari di musim dingin. Beruntung beberapa hari lalu posisi saat matahari terbit sudah lebih tinggi. Hal itu membuat penduduk setempat merasa gembira dan berusaha merayakannya.

Melansir Travel and Leisure, Selasa (16/1/2018), penduduk berkesempatan melihat matahari terbit selama 30 menit. Penduduk di sekitaran Murmansk, Rusia Utara kemudian berkumpul di titik tertinggi kota yaitu Solnechnaya Gorka atau Sunny Hill. Di sana mereka mengabadikan pancaran cahaya saat matahari mulai terbit. Dari foto-foto yang diunggah ke media sosial, pemandangan yang terlihat ketika matahari terbit di atas salju merupakan keindahan alam yang mengagumkan.

(Foto: sergey.malozemov/Instagram)

 (Baca Juga: Kubah Ide, Spot Wisata di Bandung yang Dipenuhi Ribuan Catatan Kecil)

Walaupun matahari hanya terbit sebentar, tentunya itu menjadi suatu peristiwa yang luar biasa bagi penduduk lokal. Anda yang tinggal di belahan dunia lain mungkin tidak tahu secara pasti perasaan orang-orang yang tinggal dalam kegelapan selama beberapa hari dan kemudian melihat matahari terbit untuk pertama kalinya. Dengan dimulainya matahari terbit, maka sebentar lagi penduduk bisa menikmati hari-hari yang lebih cerah hingga musim dingin berikutnya.

Sekadar informasi, kejadian yang dialami oleh penduduk Rusia Utara itu dikenal dengan sebutan malam polar yaitu suatu kondisi malam hari yang ekstrem. Kegelapan akan terjadi lebih dari 24 jam. Sebaliknya, ada kebalikan dari fenomena tersebut yaitu hari polar atau matahari tengah malam. Di waktu itu, matahari tidak terbenam lebih dari 24 jam.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini