Menelusuri Grand Place, Alun-Alun Tercantik di Eropa

Dada Sathilla, Jurnalis · Sabtu 20 Januari 2018 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 20 406 1847772 menelusuri-grand-place-alun-alun-tercantik-di-eropa-vackxRy62s.jpg

GRAND Place selalu menjadi tujuan utama para wisatawan yang berkunjung ke Brussels. Tak mengherankan bila landmark yang paling mengesankan dari Brussels ini selau dipenuhi dengan wisatawan.

Keindahan alun-alun Grand Place bahkan membuatnya disebut sebagai salah satu alun-alun paling cantik di Eropa.

Grand Place juga menjadi tujuan utama saya saat saya tiba di kota Brussels, Belgia bulan lalu. Lokasinya berada di pusat kota sehingga mudah dikunjungi. Cukup turun dari kereta di stasiun utama Brussels atau Brussels Centrale lalu jalan kaki sekira 500 meter maka sampailah saya di Grand Place.

Begitu saya sampai di Grand Place saya langsung mengerti mengapa alun-alun kota Brussels ini sangat terkenal dan selalu dipenuhi turis. Grand Place dikelilingi banyak bangunan tua menarik yang sangat cantik. Setiap bangunannya memiliki gaya arsitektur sendiri yang merupakan campuran gaya baroque dan gothic.

Pada abad ke-14, Grand Place merupakan area perdagangan utama di Brussels. Gedung dan rumah di sini digunakan sebagai markas serikat pedagang, rumah tuan tanah hingga balai kota. Sayangnya Grand Place juga pernah hancur karena dibom oleh pasukan Prancis pada akhir abad ke-17.

(Baca Juga: Berpenduduk Muslim Terbesar di Eropa, Indonesia Bidik Wisatawan Asal Rusia)

Selain itu pernah pula diduduki tentara Jerman pada masa perang dunia pertama. Grand Place yang sekarang telah mengalami pembangunan kembali setelah banyak gedung yang hancur akibat perang.

(Baca Juga: Enam Terapi Mampu Kurangi Gejala OCD, Paling Mudah Mendengarkan Musik)

Salah satu gedung yang selalu menarik perhatian adalah gedung Town Hall atau balai kota yang bergaya gothic. Gedung ini terkenal dengan menaranya yang menjulang setinggi 96 meter.

Di menara ini terdapat patung Saint Michel, seorang santo pelindung kota Brussels yang sedang membunuh iblis. Di dekat Town Hall ada gedung lain yang tak kalah menariknya yaitu King's House yang dulunya merupakan toko roti. Gedung bergaya gothic ini kini digunakan sebagai museum of the city of Brussels.

(Baca Juga: Menjadi Ibu di Usia 14 Tahun Adalah Pengalaman Kesepian)

Selain gedung - gedung besar, ada deretan gedung - gedung kecil di sepanjang Grand Place. Gedung - gedung ini merupakan markas serikat para pedagang misalnya pedagang pembuat perahu, busur, tukang kayu dan lain sebagainya.

Sedang gedung lainnya merupakan rumah pribadi. Salah satunya bahkan pernah menjadi tempat tinggal pengarang terkenal Victor Hugo saat ia tinggal di Brussels.