Gereja Pink, Bentuknya Mirip Kastil hingga Menjadi Spot Foto Favorit

Dada Sathilla, Jurnalis · Senin 22 Januari 2018 00:25 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 22 406 1848215 gereja-pink-bentuknya-mirip-kastil-hingga-menjadi-spot-foto-favorit-jjH98Vv4a4.jpg (Foto: Dada Sathilla/Okezone)

SEKILAS terlihat seperti kastil mungil di tengah kota Ho Chi Minh city, Vietnam. Bangunan berwarna pink mencolok ini sebenarnya merupakan gereja Katolik Roma lho.

Berkat warnanya, gereja Tan Dinh sering dijuluki sebagai pink church dan mendapat kunjungan para turis karena warnanya yang lucu dan instagramable.

Dari luar gereja Tan Dinh memang terlihat sangat menarik dengan warna shocking pink dan permukaan bangunan yang terlihat sangat terawat. Terlihat seperti kastil dari luar, bagian dalam gereja pun tampak seperti rumah boneka barbie dengan segala bagian dinding yang dicat pink hingga pilar dan langit - langit.

Meski berwarna shocking pink, gereja Tan Dinh bukanlah gereja baru di Ho Chi Minh city atau Saigon, karena gereja Tan Dinh telah dibangun sejak tahun 1876 oleh pendeta Katolik dari Prancis bernama Donatien Eveillard. Tak cuma membangun gereja, ia juga membangun rumah panti asuhan serta rumah asrama di sebelah gereja.

Jasa Eveillard selalu dikenang di sini karena ia juga telah berjasa membuka usaha percetakan buku - buku religi dan melatih anak - anak yang kurang beruntung agar bisa menjalankan usaha ini. Saat ia meninggal, jasadnya dikubur di bawah gereja dan makamnya pun masih ada hingga sekarang.

(Baca Juga: Aksi Muslimah Nyanyikan Lagu Ave Maria di Gereja, Bikin Merinding)

Karena sudah berumur lebih dari 100 tahun, gereja Tan Dinh direnovasi beberapa kali untuk mempertahankan bentuk aslinya dan merawat keindahannya. Kini gereja pink ini bergaya Romanesque dengan beberapa elemen bergaya Gothic dan Renaissance.

Sekolah asrama yang dulunya dibangun oleh Eveillard pun masih ada di komplek gereja pink ini. Namun sebagian besar ruangan kini digunakan sebagai sekolah menengah Hai Ba Trung.

(Baca Juga: Menjelajahi Kekaguman Gereja Katedral Jakarta)