Berkenalan dengan Keluarga Pembuat Lukisan dari Tusuk Gigi Asal Trenggalek

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 26 Januari 2018 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 25 406 1850257 berkenalan-dengan-keluarga-pembuat-lukisan-dari-tusuk-gigi-asal-trenggalek-p2kiXevzre.jpg Lukisan dari tusuk gigi (Foto:Avirista)

Mengolah Bahan Daur Ulang dan Sampah

Tak cuma melukis batik dengan tusuk gigi saja, Ardyan juga mengolah barang - barang yang tak terpakai menjadi karya seni berharga tinggi. Tulang ayam dan sapi misalnya, tulang yang dagingnya telah masuk ke perut manusia ini dirangkai menjadi beragam bentuk mulai dari dinosaurus hingga robot mainan.

Sampah daun yang mengering, korban bekas, dan kardus bekas pun bisa diolah menjadi barang seni, sebuah lampu hias dari bahan bekas yang dijual seharga Rp250.000. Tak berhenti di sana, tampah - tampah yang acap kali digunakan penjual kue menaruh dagangan, ia sulap menjadi lampion dengan 4 tingkat dengan harga kisaran Rp500.000.

Tak cukup daun, kardus bekas, koran bekas, ia juga memanfaatkan pipa air untuk membuat satu rangkaian tripod kamera sekaligus stabilizer.

"Bila pada umumnya tripod dan stabilizer kamera dijual di pasaran Rp2 juta ke atas. Saya cukup dengan harga Rp500.000. Namun ini masih dalam proses penyempurnaan. Jadi belum berani saya produksi massal," terang pria yang akrab disapa Tiwul ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini