Menilik Kota Berpenduduk Satu Jiwa Saja, Nenek Renta yang Merangkap Wali Kota

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 26 Januari 2018 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 26 406 1850526 menilik-kota-berpenduduk-satu-jiwa-saja-nenek-renta-yang-merangkap-wali-kota-MmUrD7lwkn.jpg

SEWAJARNYA sebuah kota dihuni oleh populasi penduduk yang lebih dari beberapa bangunan rumah, sehingga berbentuk permukiman.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia pun dikatakan kota adalah daerah permukiman yang terdiri atas bangunan rumah yang merupakan kesatuan tempat tinggal dari berbagai lapisan masyarakat.

Namun, bagaimanakah jika sebuah kota hanya ada satu rumah saja? Pasti Anda berpikir tidak mungkin ada sebuah kota hanya terdiri dari satu rumah saja, sebab bagaimana mungkin bisa hal itu disebut kota?

Nyatanya, di dunia ini ada sebuah kota yang hanya ada satu rumah saja. Ya, sungguhan! Nama kota tersebut adalah Monowi. Mengutip dari Amusing Planet, Kota Monowi yang berad adi Nebraska, Amerika Serikat itu, memiliki satu-satunya penghuni yang tersisa di kotanya.

Penduduk yang menghuni kota dengan populasi terkecil tersebut ialah seorang nenek yang sudah berusia senja, 84 tahun. Nenek tersebut bernama Elsie Eiler. Sebelumnya ia tinggal bersama suaminya, yang bernama Rudy, namun kini Rudy telah meninggal dunia.

Elsie tinggal di Monowi bersama dengan mobil, rumah, dan satu-satunya kedai yang terdapat di sana. Tidak hanya itu saja, Elsie juga mengelola perpustakaan kota, sebuah bangunan kecil yang memiliki 5000 buku, yang ditinggalkan oleh suaminya.

(Baca Juga: 5 Kota Ini Terbentuk dari Proses Alam yang Fenomenal)

Oleh karena Elsie tinggal seorang diri, maka dia adalah penduduk yang merangkap sebagai wali kota Monowi. Tahun-tahun kejayaan Monowi berada di 1930an, kala itu populasi kota Monowi belum seperti sekarang yang hanya satu, tapi 130 penduduk.

Monowi kehilangan penduduknya, karena kaum muda lebih memilih untuk merantau ke kota-kota lain demi pekerjaan lebih baik.

(Baca Juga: Colma, Kota Sejuta Mayat yang Legendaris)

Akhirnya, pada sensus tahun 2000, Monowi hanya memiliki dua penduduk, yaitu pasangan suami istri, Rudy dan Elsie. Rudy meninggal pada 2004 dan membuat istrinya sebagai satu-satunya penduduk yang tersisa di Monowi.

Kehidupan Elsie sebagai penduduk dan walikota pun cukup unik. Dalam sekali selama setahun dia menaikkan pajak untuk dirinya sendiri demi menjaga keempat lampu jalan menyala di kotanya. Dia memberikan izin mengonsumsi minuman keras sendiri dan memilih dirinya sebagai walikota sendiri.

(Baca Juga: Penampakan Rumah Peninggalan Bangsa Romawi yang Paling Terawat di Dunia)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini