Jadi Viral! Kafe di Rusia Ini Ditutupi lebih 14 Ribu Patung Lilin Warna-warni

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 05 Februari 2018 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 05 406 1854765 jadi-viral-kafe-di-rusia-ini-ditutupi-lebih-14-ribu-patung-lilin-warna-warni-ji2QUadS9H.jpg Kafe Didu di Rusia (Foto: Odditycentral)

SALAH satu alasan orang pergi makan di luar adalah tempatnya yang unik. Ya, sekalipun hal utamanya adalah rasa makanan yang enak dan tentunya harga yang masih wajar.

Nah, bagi Anda yang sudah merencanakan untuk berlibur ke Moskow, Rusia, tidak ada salahnya untuk menjajal restoran ini. Pasalnya, suasana berbeda bakal Anda rasakan ketika pertama kali memasuki kafe yang satu ini.

Adalah Kafe Didu. Dilansir dari Oddity Central, Senin (5/2/2018), kafe ini termasuk dalam kafe paling unik di dunia. Sebab, dinding di kafe ini ditutupi oleh lebih dari 14.000 patung lilin-lilinan warna-warni yang dibuat oleh pengunjung yang mampir ke kafe ini selama bertahun-tahun. Kafe ini juga merupakan rumah bagi Mona Lisa plastic terbesar di dunia.

Pendiri Didu Cafe ingin memberi para pengunjung kesempatan untuk meninggalkan jejak mereka di tempat ini secara semi permanen, tapi juga memberi mereka sesuatu untuk dilakukan sambil menunggu makanan dan minuman mereka. Plastisin adalah solusi sempurna.

Bahan yang satu ini sangat mudah untuk diolah, selain itu warnanya sendiri pun cantik atau setidaknya lucu. Bahkan, mereka yang tidak memiliki bakat seni pun bisa membuat sebuah karya seni dari bahan yang satu ini.

Jadi, pihak restoran meletakkan kotak berisi lilin-lilinan di semua meja dan mulai mengajak para tamu untuk membuat karya seni kecil dan menghias dinding dan langit-langit kafe bersama mereka. Saat ini, Kafe Didu adalah rumah bagi lebih dari 140.000 karya seni lilin-lilinan, mulai dari desain abstrak dan patung-patung kekanak-kanakan, hingga simbol populer dan bahkan pesan profan.

Mereka yang pernah mengunjungi Kafe Didu mengatakan bahwa dinding, langit-langit, dan beberapa perabotan hampir seluruhnya ditutupi dengan lilin-lilinan, jadi beberapa karya seni yang lebih tua harus dilepas secara teratur untuk membebaskan tempat yang lebih baru. Tapi satu karya seni yang mungkin bakal terus diingat adalah lilin-lilinan berbentuk Mona Lisa yang diletakkan di belakang bar kafe.

Karya seni yang mengesankan itu diciptakan oleh pengunjung kafe tersebut, di bawah bimbingan hati-hati seniman Rusia Nikas Safronov. Proyek ini berlangsung sebulan penuh dan membutuhkan sekitar 120 kilogram lilin-lilinan. Karya itu memiliki lebar 103 cm dan tinggi 160, dan dinyatakan sebagai Monalisa lilin-lilinan terbesar di dunia oleh Guinness Book of Records.

Kafe Didu sangat populer dengan penduduk lokal dan turis. Pada hari kerja, para pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan dan minuman Eropa, dan di akhir pekan biasanya ada pesta dansa yang ramai. Tapi dekorasi yang tidak biasa pasti menjadi hal utama yang menarik.

Satu hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum memesan meja di Didu adalah aroma di dalam restoran ini. Menurut beberapa laporan, karena puluhan kilogram lilin-lilinan yang menutupi dinding dan langit-langit di tempat ini, tempat ini jadi punya aroma yang khas. Jadi, jika Anda tidak bisa menikmati aroma lilin-lilinan saat kecil, ini mungkin bukan tempat yang tepat untuk Anda.

Kafe yang unik ini mengingatkan Anda pada tempat-tempat wisata populer di AS, seperti Dinding Bubble Gum berwarna-warni di Seattle, dengan lapisan permen karet mengunyah tua yang dibentuk menjadi berbagai desain.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini