Menikmati Ketenangan Pulau Kemaro di Palembang saat Imlek

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 16 Februari 2018 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 16 406 1860542 menikmati-ketenangan-pulau-kemaro-di-palembang-saat-imlek-wR2VS3uXjF.jpg Pulau Kemaro di Palembang (Foto:Ardy/Okezone)


 

SUNGAI Musi begitu terkenal di Indonesia. Jembatan Ampera yang melintang di atasnya menjadi ikon Palembang. Sungai ini menjadi sumber penghidupan masyarakat di sana dan sungai ini juga membelah sebuah daratan menjadi pulau kecil.

Pulau tersebut berjarak sekitar 6 km dari jembatan Ampera. Bentuknya setengah lingkaran ketika Anda melihatnya di peta elektronik. Pulau ini dinamakan Pulau Kemaro.

BACA JUGA:

Mengapa Imlek Selalu Identik dengan Atraksi Barongsai?

Okezone berkesempatan mengunjungi pulau ini, Kamis (15/2/2018), satu hari sebelum Imlek berlangsung. Mengendarai getek, Anda akan dibawa menelusuri Sungai Musi yang cukup besar. Arus sungai yang cukup kencang membuat beberapa kali getek membentur air dan Anda harus bersiap "disembur" Sungai Musi.

 

Waktu tempuh yang diperlukan sekitar 20 menit sampai di pulau yang diapit dua industri yang cukup besar, Pabrik Pupuk Sriwijaya dan Pertamina Plaju. Pulau ini menyita perhatian karena di sana Anda akan melihat peradaban China yang masih begitu kental.

Sampai di lokasi, Anda akan disambut gapura yang cukup identik dengan Tiongkok. Terlihat dari dekorasi pada bagian atapnya, dua naga saling berhadapan. Beberapa ornamen lampion pun diletakkan. Perayaan Imlek menjadi momen berbenah.

Masuk lebih dalam, Anda akan melihat Klenteng Hok Tjing Rio. Cukup besar bangunan ini berdiri. Pepohonan yang rindang dan angin sungai yang cukup sejuk membuat siapa pun sepertinya akan menikmati suasana di pulau ini.

Berjalan sedikit ke arah bagian dalam pulau, Anda akan disambut pagoda yang sangat besar. Pagoda ini juga yang kemudian menjadi daya tarik tersendiri Pulau Kemaro. Baik bagi umat Budha yang ingin beribadah ataupun masyarakat umum yang menikmatinya sebagai lokasi wisata.

Hari ini adalah Hari Imlek. Namun, saat Okezone berkunjung kemarin, sepertinya tidak ada persiapan yang cukup berarti di lokasi ini. Semuanya sangat tenang. Bangunan semuanya tertutup rapat bagi penikmatnya. Sekali pun vihara yang berada di muka pulau.

Hiasan Imlek yang khas juga tidak begitu disediakan. Sekadar lampion kecil di dermaga atau juga pada sisi-sisi bangunan. Tamu yang datang pun bisa dihitung jari. Hanya ada beberapa kelompok remaja laki-laki, disusul dengan rombongan ibu-ibu berhijab yang siap "kecrak-kecrek" di semua sisi Pulau Kemaro.

Namun, keindahan Pulau Kemaro memang sulit untuk tidak dinikmati. Pagoda yang cukup besar menjadi daya tarik untuk diabadikan. Bangunan tersebut cukup tinggi dengan detail pada setiap lantai yang cukup indah.

Begitu juga dengan keindahan suasana di dalam vihara. Okezone berhasil menangkap gambarnya. Altar dewanya cukup megah dengan ornamen kayu yang diukir secara detail. Barang-barang antik berada di sisi sebelah altar dewa.

 BACA JUGA:

Cerita Dedi Satria, Anggota Mapala UI yang Berhasil Gapai Puncak Vinson Massif

Ada beberapa ruangan ternyata di dalam vihara ini. Seperti tingkatan. Pada bagian depan, Anda akan melihat sebuah kotak kaca dengan ukiran kayu di bagian luarnya. Di dalamnya diletakkan seperti benda pusaka yang umurnya sudah ratusan tahun.

Kemudian, untuk ruangan yang lebih dalam, di sana diletakkan altar dewa untuk sembahyang. Tidak terlihat juga ada dupa yang dibakar yang mana menandakan tidak ada orang yang sembahyang sebelumnya.

Hal menarik lainnya adalah pulau ini cukup rindang dengan banyaknya pepohonan yang tumbuh. Fasilitas jajanan juga sudah disediakan tepat berada di sisi kanan pagoda. Jadi, jangan khawatir jika lapar melanda.

Tapi, suasana Imlek yang meriah itu benar-benar tidak terlihat di pulau ini. Hanya ada beberapa pedagang yang bersiap untuk esok hari. Mereka merapikan bilik dagangannya. Mereka pun cukup ramah pada tamu yang datang. Namun, sekali lagi, suasana Imlek benar-benar tidak terasa.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini