Aneh bin Ajaib, Pohon Ini Tumbuh Sebatang Kara di Pulau Terpencil Dunia

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 26 Februari 2018 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 26 406 1864735 aneh-bin-ajaib-pohon-ini-tumbuh-sebatang-kara-di-pulau-terpencil-dunia-xQOZzV4TsC.jpg Pohon Sebatang Kara (Foto: Odditycentral)

GUINNESS Book of World Records mencatat ada sebuah pohon di bumi yang tumbuh sebatang kara di pulau terpencil. Pohon yang diberi nama Sitka Spruce tersebut, miliki beberapa keistimewaan sehingga pohon itu masuk dalam catatan rekor dunia.

Melansir dari Oddity Central, Senin (26/2/2018), Sitka Spurce tumbuh di Pulau Campbell yang berada dipaling selatan Selandia Baru. Di Pulau Campbell cuma ada Sitka Spurce saja, sedangkan pohon lainnya tumbuh sejauh 200 kilometer, tepatnya di Pulau Auckland. Sementara, Pulau Campbell tempat Sitka Spurce tumbuh, merupakan salah satu pulau paling terpencil di bumi.

Pulau Campbell terletak sekira 700 kilometer di sebelah selatan Bluff dan merupakan salah satu daerah paling ekstrem di dunia. Pasalnya, angin kencang kerap bertiup hampir sepanjang tahun, dalam setahun sinar matahari bersinar total 600 jam, dan pulau ini bisa kemarau parah selama 40 hari, tanpa hujan sekali pun. Dengan keadaan alam yang sedemikian ekstrem, maka tentu saja Pulau Campbell bukanlah tempat yang ideal dan layak untuk dihuni manusia dan pohon.

Meskipun demikian, ternyata Sitka Spurce tetap saja bisa tumbuh di Pulau Campbell. Keberadaan Sitka Spurce di Pulau Campbell bermula dari ide Lord Ranfurly, seorang mantan gubernur Selandia Baru yang eksentrik. Dia menanam sebuah bibit pohon sekitar 1901 dan 1907, tidak ada yang tahu jelas alasan Ranfurly menanam pohon di pulau tersebut. Namun, menurut beberapa sumber, dia ingin pulau tersebut layak untuk dihuni dan lebih produktif.

Akan tetapi, tidak semua bibit pohon bisa tumbuh karena cuaca di Pulau Campbell yang ekstrem. Tapi, di antara bibit pohon yang ditanam, hanya Sitka Spurce saja yang bisa tumbuh hingga besar, bahkan lebih dari satu abad.

Masih dari sumber yang sama, selain kekokohan akar pohonnya, Sitka juga miliki keistimewaan lain yakni, bentuk Sitka yang seperti kembang kol raksasa yang menyita perhatian. Bentuknya yang unik ini ternyata akibat pemotongan batangnya yang berulang kali oleh para peneliti selama beberapa dekade.

Hasil potongan batang Sitka Spurce kemudian digunakan sebagai pohon natal dan dipajang di stasiun sebelum 1958. Tapi, entah bagaimana prosesnya, pemangkasan tersebut bisa membuat Sitka Spurce memiliki bentuk yang menyerupai kembang kol raksasa. Meskipun, sempat dipangkas dalam beberapa dekade, tapi batang Sitka Spurce kini sudah tidak lagi dipotong selama enam dekade terakhir dan telah tumbuh setinggi lebih dari 10 meter.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini