Melihat Deretan Rumah Klasik Eropa yang Mirip Negeri Dongeng

Dada Sathilla, Jurnalis · Rabu 28 Februari 2018 07:58 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 28 406 1865746 melihat-deretan-rumah-klasik-eropa-yang-mirip-negeri-dongeng-JVeGOgcR7e.jpg (Foto: Dada Sathilla/Okezone)

TEMPAT wisata ala desa kuno Eropa sempat booming di Jawa Barat dan Malaysia. Ternyata di Eropa sendiri, desa kuno ini masih lestari hingga saat ini lho.

Salah satunya berada di kota Strasbourg, Prancis. Desa kuno bernama Petite France tak pernah sepi oleh turis yang penasaran ingin melihat rumah setengah kayu yang bentuknya mirip rumah negeri dongeng.

Penasaran dengan bentuk rumah setengah kayu yang terlihat sangat cute, saya putuskan untuk mengunjungi kota Strasbourg dengan naik bus dari Cologne, Jerman. Perjalanan dengan flix bus memakan waktu selama 5 jam. Strasbourg terletak di perbatasan Jerman dengan Prancis.

Sesampainya di Strasbourg saya langsung menuju ke Petite France, kawasan bersejarah yang dulunya merupakan desa yang dihuni para nelayan dan pengrajin. Desa ini kini menjadi salah satu destinasi utama turis yang mengunjungi Strasbourg. Kebanyakan turis yang datang ingin melihat rumah setengah kayu yang klasik, unik, imut serta terkesan romantis.

Rumah setengah kayu berbentuk kubus dengan atap segitiga. Yang membuatnya unik adalah elemen potongan yang kayu yang menghiasi dinding rumah. Motifnya kadang melintang, namun ada pula yang bermotif kaki ayam, kotak, salju hingga garis silang.

(Baca Juga: Teknologi Laser Temukan Peninggalan Tersembunyi Suku Maya)

Motif kayu inilah yang membuat rumah kuno di Strasbourg terlihat unik dan menarik. Padahal di abad pertengahan, motif kayu diberikan untuk menunjukkan status ekonomi pemilik rumah. Bila motifnya rumit berarti pemilik rumah orang kaya.

(Baca Juga: Kunci Rumah Diciptakan 6.000 Tahun Lalu Berasal dari Simpul Tali)

Tak hanya motif kayu yang unik, rumah setengah kayu di Petite France terlihat imut karena dicat dengan warna - warna pastel seperti pink, kuning, biru muda juga cokelat. Suasana terasa romantis saat berjalan-jalan melintasi rumah setengah kayu di Petite France.

(Baca Juga: Warga Lereng Merapi Temukan Bebatuan Kuno)

Apalagi saat melangkah di atas jalan setapak berbatu serta memandangi kanal-kanal di sekeliling Petite France. Tentu saja destinasi ini menjadi spot selfie yang tepat.

(Baca Juga: Rumah Juliet yang Berarsitektur Kuno)

Meski kawasan Petite France sangat touristy, namun sangat layak dikunjungi karena memiliki nilai sejarah yang membuatnya dimasukkan dalam daftar warisan dunia UNESCO.

Saat ini, rumah-rumah kayu di Petite France telah berubah fungsi. Tak lagi dihuni para penduduk Strasbourg melainkan dijadikan hotel, restoran, kafe dan toko suvenir.