Pesona Keindahan Matahari Terbit di Ohoi Disuk Maluku Tenggara

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 16 Maret 2018 07:54 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 16 406 1873554 pesona-keindahan-matahari-terbit-di-ohoi-disuk-maluku-tenggara-CTgttoynNt.jpg

PEMANDANGAN matahari terbit dan terbenam banyak dicari oleh wisatawan yang menyukai keindahan alam. Begitu juga dengan Okezone yang mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke Pulau Kei Kecil, Maluku Tenggara. Di sana terdapat beberapa spot menarik untuk menikmati pemandangan tersebut.

Jumat (16/3/2018), Okezone bersama rombongan Kementerian Pariwisata mencoba melihat pemandangan matahari terbit di Ohoi Disuk. Perjalanan dimulai dari Kota Langgur sekira pukul 05.00 WIT menggunakan mobil. Waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan dengan jarak sekira 18 km adalah 40 menit.

Sesampainya di sana wisatawan bisa memilih spot untuk menyaksikan proses matahari terbit. Okezone bersama rombongan memilih tempat di sebuah rumah makan yang berada di pinggiran pantai. Di rumah makan tersebut terdapat pelataran kecil yang tersusun dari kayu.

Menjelang pukul 06.00 WIT pendar cahaya matahari sudah mulai tampak. Cahaya lantas memantul ke permukaan air laut yang membuat pemandangan menjadi eksotis. Meskipun awan sempat menutupi matahari, namun tak lama kemudian matahari kembali muncul dengan bentuk yang bisa dibilang bulat sempurna. Hal itu semakin membuat suasana menjadi syahdu.

Hilir mudik kapal yang mengangkut penduduk setempat untuk beraktivitas juga menambah kesan tersendiri. Tiba-tiba muncul pelangi yang membuat keindahan alam sekitar tak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Tentu saja Okezone tidak melewatkan kesempatan untuk mengambil beberapa gambar guna mengabadikan momen.

Puas mengambil gambar, kegiatan selanjutnya adalah menikmati makanan yang telah disuguhkan oleh pemilik rumah makan yaitu ikan goreng. Walaupun hanya digoreng, namun cita rasanya mampu menggoyang lidah. Terlebih ikan tersebut masih segar karena benar-benar baru diambil dari laut.

Sebagai informasi tambahan, banyak wisatawan yang menjadikan Desa Disuk sebagai destinasi religi, khususnya untuk wisatawan beragama Katolik. Sebab di sekitaran desa dapat ditemukan berbagai Goa Maria yang biasa digunakan sebagai tempat untuk bersembayang.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini