Katedral Pink Alami yang Memukau, Tempat Wisata Wajib Dikunjungi

Dada Sathilla, Jurnalis · Senin 26 Maret 2018 08:35 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 26 406 1877747 katedral-pink-alami-yang-memukau-tempat-wisata-wajib-dikunjungi-hEyMkvRCZA.jpg Katedral Notre Dame Strasbourg (Foto: Dada Sathilla/Okezone)

KOTA Strasbourg memiliki beberapa destinasi wisata yang sangat menarik selain Petit France. Salah satu yang wajib dikunjungi adalah katedral Notre Dame Strasbourg. Ukurannya yang super besar serta bangunannya yang berwarna pink membuat Notre Dame Strasbourg tak mudah dilewatkan mata.

Terletak di pusat kawasan bersejarah Grand Ile, Strasbourg, katedral Notre Dame Strasbourg selalu dilewati siapa saja yang hendak menuju ke desa wisata Petit France. Saya mengunjungi katedral berwarna pink dengan jalan kaki dari arah Petit France. Karena saat itu sudah sore hari, antrean masuk ke katedral tak lagi panjang seperti saat tengah hari.

Berbentuk menyerupai bangunan raksasa, Notre Dame Strasbourg tampak mencolok berkat rona merah muda pada bangunannya. Hal ini karena Notre Dame Strasbourg dibangun menggunakan batuan pasir dari gunung Vosges di Jerman.

Ukurannya yang seperti bangunan raksasa juga membuat Notre Dame Strasbourg bisa dilihat dari sisi Jeman. Yaitu tepatnya bila dilihat dari pegunungan Vosges dan Black Forest. arsitektur Notre Dame Strasbourg juga mencerminkan perpaduan gaya bangunan Jerman dan Prancis, karena kota Strasbourg sempat menjadi bagian dari Jerman.

(Baca Juga: Dulu Tampil Terbuka, Sekarang 5 Artis Ini Mantap Bercadar)

Katedral bergaya gothic ini sebenarnya sudah berumur sangat tua, yaitu lebih dari 1.000 tahun. Dibangun di atas bekas kuil Romawi, Notre Dame Strasbourg pertama dibangun pada tahun 1015 namun sayangnya hancur karena kebakaran.

Notre Dame Strasbourg kemudian dibangun lagi pada abad ke-12 dan akhirnya pembangunannya selesai pada tahun 1439. Saat Strasbourg menjadi bagian dari Jerman pada perang dunia kedua, pasukan Nazi sempat mencopoti jendela kaca patri dan menyimpannya. Kaca-kaca patri kemudian dikembalikan setelah perang dunia kedua usai.

(Baca Juga: Tempat-Tempat Wisata Eksotis Ini Diramalkan Bakal Musnah)