Menpar Arief Yahya: Milenial Cenderung Liburan Sharing Economy

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 06 April 2018 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 06 406 1883124 menpar-arief-yahya-milenial-cenderung-liburan-sharing-economy-bSsYgnj6NY.jpg Suasana di GATF 2018 (Foto: Tiara/Okezone)

MINAT liburan masyarakat Indonesia terus mengalami peningkatan. Semakin banyak masyarakat yang meluangkan waktu dan budget khusus untuk berlibur. Maka tak heran bila mereka rela datang dan mengantre di travel fair demi berburu tiket murah.

Suasana itu terlihat pada saat pembukaan Garuda Travel Fair (GATF) 2018 Phase I yang diselenggarakan mulai hari ini, Jumat (6/4/2018) di JCC Senayan, Jakarta Pusat. Ribuan pengunjung terlihat siap mengantre sebelum travel fair dibuka. Bahkan ada pengunjung yang rela datang sejak pukul 2 pagi demi mendapatkan tiket yang sesuai dengan budget yang disediakan.

Menurut Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, banyaknya pengunjung yang datang membuktikan bila harga yang ditawarkan dalam travel fair ini menarik minat masyarakat. Selain banyaknya pengunjung yang datang, peningkatan nilai transaksi juga terus terjadi setiap tahun.

"Artinya kecenderungan orang untuk leisure economy itu terjadi, terutama (pada) anak-anak muda. Anak-anak muda milenial itu kecenderungannya tidak ingin punya yang fix, semuanya kecenderungannya sharing economy dan keinginan experience. Ini menjelaskan mengapa pariwisata itu tumbuh sangat tinggi dan mengapa transaksi yang berupa barang itu turun," terang Menpar Arief saat ditemui usai pembukaan acara.

Travel fair ini sendiri berlangsung selama tiga hari ke depan dan berakhir Minggu, 6 April 2018. Diikuti oleh puluhan travel agent, banyak paket dan promo menarik yang bisa didapatkan oleh pengunjung. Harga yang ditawarkan mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta. Menurut informasi dari beberapa travel agent, hingga saat ini pengunjung travel fair memiliki minat yang tinggi untuk membeli paket perjalanan ke Jepang dan Korea (luar negeri) serta Bali dan Labuan Bajo (domestik).

Dalam kesempatan itu Menpar Arief juga menuturkan bila ke depannya Kementerian Pariwisata akan menggelar acara serupa. "Lebih besar tentunya, namanya Visit Wonderful Indonesia itu akan kita laksanakan sekitar bulan Juli, gabungan antara airline, accommodation, attraction dalam satu paket. Itu diharapkan juga more for less," ujarnya.

Rencananya untuk acara yang akan dilaksanakan di hampir 20 destinasi tersebut banyak paket wisata yang dijual ke wisatawan seluruh dunia. Ada pun beberapa destinasi di antaranya Bali, Jakarta, Kepulauan Riau, dan Yogyakarta.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini