Bindi Irwin Berani Hadapi Binatang Buas, Persis Ayahnya

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 23 April 2018 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 23 406 1890331 bindi-irwin-berani-hadapi-binatang-buas-persis-ayahnya-7s4cxg9c5e.jpg Bindi Irwin (foto: Bastillepost)

BELUM hilang dari ingatan soal keberanian dan kesayangannya pada alam liar. Steve Irwin hadir di antara masyarakat dunia dengan kepeduliannya pada binatang jinak, liar, dan buas.

Dia memukau masyarakat hingga akhirnya tutup usia karena tersengat ekor ikan pari. Pria asal Negeri Kangguru tersebut meninggalkan istri dan 2 orang anak, putrinya yang bernama Bindi kini tengah beranjak dewasa.

Bindi saat ini sudah berusia 19 tahun. Uniknya, gadis berparas cantik tersebut tumbuh tidak seperti gadis seusianya yang sibuk dengan asmara dan riasan wajah.

 (Baca Juga: Menyamar Jadi Wanita Muda Cantik nan Jelita, Tante-Tante Porotin Berondong Miliaran Rupiah)

Bindi justru lebih suka bercengkrama dan menghabiskan waktu bersama dengan binatang-binatang. Mulai dari binatang yang jinak hingga liar dan buas, tidak takut ia hadapi.

 

Melansir dari laman Bastille Post Global, Senin (23/4/2018), mundur ketika mendiang ayahnya, yaitu Steve Irwin masih hidup, Bindi sebenarnya telah hadir di program ayahnya yang bernama The Crocodile Hunter saat usianya enam bulan. Dalam program tersebut Steve menempatkan Bindi di atas punggung buaya, seraya berkata, "Anda sedang menyaksikan Animal Planet bersama The Crocodile Hunter dan keluarga."

Akan tetapi, itu masa kanak-kanaknya, saat beranjak dewasa, Bindi memulai karirnya dengan berakting, bernyanyi, dan menjadi pembawa acara tv. Anak gadis dari pria pemberani ini bahkan pernah menjuarai sebuah ajang menari Dancing With The Stars.

 

Namun, seiring berjalannya waktu Bindi merasa gairahnya lebih mengarah ke satwa liar seperti ayahnya. Dia diberikan Tuhan karunia khusus untuk menginspirasi dan menyebarkan pesan pelestarian alam dan ekosistemnya pada dunia.

Bindi kini tinggal dan bekerja di Kebun Binatang Australia, yang didirikan oleh keluarganya sejak 1970.

  (Baca Juga: Pantai Madhato, Berpasir Bersih dengan View Laut Jawa, Hanya Sepelemparan Batu dari Jakarta)

"Saya telah menghabiskan seluruh hidup saya di sebuah kebun binatang, cukup gila memang. Butuh waktu bagi saya untuk menyadari, kami tidak hanya datang ke kebun binatang setiap hari, tapi juga tinggal di sini," ucap Bindi.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini