Share

Belasan Kapal Yacht dari Mancanegara Bertandang ke Sabang

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 30 April 2018 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 29 406 1892667 belasan-kapal-yacht-dari-mancanegara-bertandang-ke-sabang-WcumE9uvMR.jpg Kapal Yacht (Foto: Triptus)

SABANG – Sebanyak 13 armada kapal layar yacht dari berbagai negara meramaikan Sabang Marine Festival (SMF) ke-4 di Sabang, 26 hingga 30 April 2018.

"Ya, hari ini sudah 13 kapal yacht tiba di Sabang," kata Ketua Panitia Sabang Marine Fertival (SMF) Agus Salim sekaligus Deputi Komersil Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) di Sabang, Minggu.

"Satu di antaranya sudah kembali tadi, dan mereka semua sangat antusias mengikuti rangkaian kengiatan Sabang Marine Festival selama di Sabang," akui Deputi Komersil BPKS itu.

Dia menyatakan, ke 13 kapal yacht tersebut belayar mengarungi Samudera Hindia serta Selat Malaka dari Langkawi (Malaysia) dan Puket (Thailand) khusus untuk menghadiri pengelaran SMF.

Adapun asal kapal yacht tersebut, enam berbendera Australia, dua Malaysia, dua Inggris dan satu lagi masing-masing berbendera Germany, Amerika serta New Zealand. "Semua jumlah penumpang yacht 34 orang dan selama di Sabang mereka mengikuti semua rangkaian even marine," ujarnya.

(Baca Juga: 4 Model Seksi Berbikini Tunggangi Gajah Sumatera, Aksinya Viral!)

"Semua yachter mengakui senang berkunjung ke Sabang karena pesona bahari yang bagus, ditambah lagi pelayaran Quarantine, Immigration, Custom, dan Port (QICP) yang ekstra cepat, bahkan tercepat diseluruh dunia," klaim Agus.

Agus mengakui, Kantor Layanan Satu Pintu atau Tim Quarantine, Immigration, Custom, dan Port (QICP) meliputi, Syahbandar, Karantina Pelabuhan, Imigrasi, serta Bea dan Cukai hanya membutuhkan waktu maksimal 30 menit selesai melakukan proses check in.

Kemudian katanya, kelebihan SMF ke-4 dari sebelumnya adalah dilakukan launching imperial "yacht club" di Sabang dan pihaknya berharap yacht club tersebut lebih gencar mempromosikan keindahan pesona bahari Pulau Weh serta pelayanan yang ekstra cepat demi peningkatan kunjungan para yachter.

(Baca Juga: Pramugari Cantik Asal Taiwan Ini Sedang Berlibur di Bali, Foto-Foto Seksinya Bikin Salah Fokus)

"Kita berharap dengan terbentuknya yacht club itu kunjungan yacht terus meningkat dan jika kunjungan wisatawan meningkat dengan sendiri akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat maupun pelaku usaha industri pariwisata di Sabang," harap Deputi Komersil BPKS itu.

Jalan Santai

Sejumlah wisatawan asing dari berbagai negara dan seribuan peserta lainnya dari warga setempat mengikuti jalan santai dan bersepada pada acara fun bike & fun walk di Sabang.

Para turis asing itu berasal dari Australia, Malaysia, Jerman, Amerika serta New Zealand. Mereka merupakan peserta Sabang Marine Festival (SMF) ke-IV yang diselengrakan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dan berlangsung dari 26 hingga 30 April 2018.

Secara bersamaan di Kota Sabang juga sedang berlangsung "Festival Khanduri Laot " atau kenduri laut yang menampilkan sejumlah atraksi seni budaya masyarakat pesisir di antaranya, atraksi budaya melaut atau labuh pukat di teluk Sabang, sajian kuah beulangong (kuliner khas Aceh) dan pentas pesona budaya masyarakat pesisir paling ujung barat Sumatera itu.

Ada pun rangkaian Festival Khanduri Laot dari, 27 April hingga 1 Mei 2018 menampilkan sejumlah produk kreatif hasil karya masyarakat pesisir di Dermaga CT-3 BPKS Sabang.

Kemudian, zikir akbar, khanduri untuk Aulia 44 keramat dan anak yatim serta dialog budaya sekaligus silaturrahmi antar Panglima Laot (Panglima Loat) atau Lembaga Adat laut se-Aceh.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini