Negara-Negara Ini Punya Tradisi Unik untuk Rayakan Hari Waisak

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 29 Mei 2018 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 29 406 1904068 negara-negara-ini-punya-tradisi-unik-untuk-rayakan-hari-waisak-1JNPMH2pT9.jpg Lampion (CNN)

HARI ini umat Buddha di seluruh dunia merayakan Hari Waisak. Ada tiga peristiwa penting yang diperingati pada hari ini yaitu kelahiran, pencerahan, dan kematian Siddharta Gautama (pemimpin agama Buddha). Biasanya perayaan jatuh pada saat bulan purnama di bulan Vesakha (Mei atau Juni).

Maka dari itu, Hari Raya Waisak bisa berbeda-beda setiap tahunnya. Begitu juga dengan cara perayaannya di seluruh dunia. Melansir CNN, Selasa (29/5/2018), berikut 6 negara yang memiliki tradisi unik untuk merayakan Waisak:

 Baca juga: Mitos dan Fakta di Balik Megahnya Candi Borobudur, Percaya atau Tidak?

1. Indonesia

Saat Hari Raya Waisak, ribuan biksu akan berkumpul di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Di candi Buddha terbesar itu, para biksu berpakaian jubah akan melakukan ritual pradaksina yaitu mengelilingi candi. Para pemuka agama itu juga bermeditasi, melantunkan sutra, dan melepaskan ribuan lampion bercahaya ke langit malam.

 Candi Borobudur (Shutterstock)

2. China

Sebagai negara dengan jumlah umat Buddha terbesar, sudah pasti China memiliki tradisi tersendiri dalam merayakan Waisak. Hampir sama dengan di Indonesia, perayaan dilakukan dengan cara mengelilingi kuil-kuil Buddha. Tak lupa dinyalakan pula dupa dan pemberian sesaji.

 Baca juga: Potret Meghan Markle dari Tahun ke Tahun, Tebak Apa yang Berubah?

3. Korea Selatan

Pada saat Hari Waisak di Korea Selatan terdapat festival Lotus Lantern. Candi-candi Buddha akan dihiasi dengan ribuan lentera kertas berwarna-warni yang berbentuk lotus atau teratai. Bunga tersebut dianggap sebagai lambang kesucian. Salah satu candi yang paling indah untuk dikunjungi pada perayaan tersebut adalah Jogyesa di Seoul. Selain itu, biasanya umat Buddha yang datang berkunjung akan ditawarkan bibimbap dan teh.

4. Sri Lanka

Sementara itu, di Sri Lanka umat Buddha akan mendekorasi rumahnya dengan lampion kertas. Begitu juga dengan candi-candi Buddha seperti Gangaramaya. Candi yang terletak di Kolombo itu menjadi pusat penyelenggaraan festival Hari Waisak penuh warna.

 Lampion

Baca juga: Terik Sinar Matahari Ternyata Sebabkan Kanker Kulit! Ini Faktanya

5. Malaysia

Pusat perayaan Waisak di Malaysia biasanya dilakukan di Ipoh. Di sana umat Buddha akan melakukan ritual Sunning Buddha. Para bhiksu akan menempatkan lukisan Buddha Tibet yang suci atau disebut Thangka di bawah sinar matahari. Tujuannya untuk menyerap energi kekuatan matahari yang diyakini membawa kedamaian, kesehatan, dan harmoni sepanjang tahun.

6. Nepal

Ribuan umat Buddha di Nepal biasanya akan berduyun-duyun ke Lumbini yang diyakini sebagai tempat kelahiran Siddharta Gautama. Di sana biasanya mereka menyumbangkan persediaan untuk komunitas yang kurang beruntung dan memberi penghormatan kepada biara-biara. Ada pula pemanjatan doa di Monkey Temple dan parade membawa patung Buddha.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini