Share

Tidak Kebagian Tiket Kereta untuk Pulang Kampung? KA Pariwisata Gambir-Surabaya dan Sleeper Class Masih Ada Slot!

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 05 406 1906701 tidak-kebagian-tiket-kereta-untuk-pulang-kampung-ka-pariwisata-gambir-surabaya-dan-sleeper-class-masih-ada-slot-F5hEP84wVu.jpg Kereta Api (Foto: Dokumen Okz)

PT KA Pariwisata menyatakan masih tersedia satu slot keberangkatan kereta dengan pola sewa atau "charter" tujuan Gambir-Surabaya Gubeng dengan rangkaian kereta Bangunkarta.

"Ada slot yang barangkali masyarakat menginginkan untuk 9 Juni tujuan Surabaya, bisa turun Tegal, Semarang, Cirebon, lewat jalur utara," kata Direktur Operasi dan Administrasi PT KA Pariwisata, Sunarjo di Stasiun Gambir Jakarta, Selasa.

Sunarjo mengatakan kereta pariwisata dengan sistem sewa ini ditujukan bagi masyarakat, khususnya keluarga besar, yang belum mendapatkan transporasi menuju kampung halaman saat musim Lebaran 2018.

 Baca juga: 7 Cara Unik Kucing Ekspresikan Rasa Cinta pada Anda

Untuk tarif pola charter, KA Pariwisata menjual tiket Gambir-Surabaya sebesar Rp32 juta untuk sekali jalan, tidak termasuk PPn 10 persen.

 

Pada angkutan Lebaran 2018, KA Pariwisata menyediakan kereta dengan pola sewa sebanyak 444 orang atau 21 perjalanan dengan nilai total sewa Rp573,5 juta.

Jumlah ini mengalami penurunan dari tahun lalu sebanyak 38 perjalanan karena penjualan tiket lebih diperbanyak dengan menggunakan pola perseorangan atau "Free Independent Traveler" (FIT).

Sebanyak 8.736 tiket dengan pola FIT sudah terjual habis sejak dijual H-90 Lebaran. Tiket dengan pola FIT tersebut diberangkatkan pada 5-26 Juni 2018 dengan tujuan Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, hingga Malang.

 Baca juga: Gaya PNS Cantik Mirip Ariel Tatum, Bikin Adem Lihatnya!

PT KA Pariwisata sudah menggunakan pola penjualan FIT sejak masa angkutan Lebaran 2017, sedangkan pola sewa atau "charter" sudah dilaksanakan sejak 9 tahun lalu dan juga telah menambah fasilitas untuk pengguna jasa, yakni tersedianya jaringan wi-fi gratis. Sebelumnya pada angkutan Lebaran 2017, fasilitas internet gratis tersebut belum tersedia.

Kereta Tidur Diuji Coba

Masih berkaitan dengan kereta wisata, PT Kereta Api (KA) Pariwisata akan menguji coba kereta dengan fasilitas tempat tidur (sleeper class) pada 11-25 Juni 2018 sebagai alternatif transportasi Lebaran bagi pemudik. Presiden Direktur PT KA Pariwisata Totok Suryono di Jakarta, Selasa, mengatakan rencananya tiket kereta tidur mulai dijual pada Minggu (10/6).

Kereta "sleeper class" dioperasikan PT KA Pariwisata, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI). "Rencananya tiket ini akan dibuka tanggal 10 Juni. Pembeliannya sama seperti tiket biasa, menggunakan akses web KAI," kata Totok.

Ia menjelaskan kereta "sleeper" ini akan dirangkaikan dengan kereta eksekutif Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya dan Gajayana rute Gambir-Malang. Meski kereta tidur yang diproduksi dari PT INKA (Persero) tersebut ada empat gerbong kereta, KA Pariwisata hanya akan mengoperasikan tiga kereta, sedangkan sisanya sebagai cadangan.

"KAI investasinya empat gerbong, rencananya di Bromo Anggrek ada dua perjalanan, satu untuk Gajayana, satu lagi untuk cadangan," kata Totok.

Tarif untuk kereta "sleeper class" untuk sekali perjalanan memang belum ditetapkan, namun PT KA Pariwisata mengestimasi kisaran harga di atas Rp1 juta per orang.

Kereta "sleeper class" yang memiliki 18 kursi (seat) penumpang ini memang ditujukan untuk jarak jauh agar pengguna jasa bisa tidur nyaman selama perjalanan.

Penumpang mendapat fasilitas kelas satu (first class) seperti di pesawat terbang, yakni tidur dengan nyaman sampai tujuan, TV, musik, wifi, selimut, makanan dan minuman serta toilet eksklusif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini