3 Perilaku Wisatawan yang Rusak 'Surga Kecil' di Indonesia, Banyak yang Lolos Tanpa Dihukum

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 06 Juni 2018 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 05 406 1907049 3-perilaku-wisatawan-yang-rusak-surga-kecil-di-indonesia-banyak-yang-lolos-tanpa-dihukum-ZiW1ztMLeL.jpg Raja Ampat. (Foto: Lurri)

BERWISATA merupakan salah satu aktivitas terampuh untuk menghilangkan rasa penat dari rutinitas sehari-hari. Tidak heran jika sejumlah negara berlomba-lomba mempromosikan objek wisata yang mereka miliki agar dapat menarik perhatian para wisatawan, tidak terkecuali Indonesia yang memiliki segudang keindahan alam dan keunikan budaya yang menarik untuk dieksplorasi.

Sayangnya, masih banyak wisatawan-wisatawan nakal yang melakukan berbagai tindakan tak bertanggung jawab, tanpa mereka sadari bahwa tindakan tersebut ternyata berdampak pada kondisi alam atau tempat wisata yang mereka sambangi.

Berikut Okezone rangkumkan 3 perbuatan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh para wisatawan mancanegara maupun nusantara saat berwisata, seperti dilansir dari berbagai sumber.

Baca Juga: Ekowisata yang Wajib Dikunjungi oleh Pecinta Lingkungan, Bikin Jatuh Cinta!

 

Nusa Penida, Bali

Pada 2016 lalu, warganet sempat dihebohkan oleh sebuah foto yang mendadak viral di berbagai media sosial. Dalam foto tersebut terlihat sebuah terumbu karang telah dirusak oleh sekelompok wisatawan mancanegara yang diduga berasal dari China.

Buktinya sudah jelas, pada bagian permukaan terumbu karang terpampang beberapa tulisan berbahasa Mandarin yang dilakukan oleh para oknum tak bertanggung jawab. Kejadian ini bahkan mendapatkan perhatian khusus dari Menteri Pariwsata Arief Yahya.

Pemerintah Indonesia pun menyatakan akan melakukan tindakan tegas terhadap siapa pun wisatawan yang merusak lingkungan atau alam di Indonesia. Seperti diketahui, rusaknya terumbu karang di wilayah diving Toyopakeh, Nusa Penida, Bali ini muncul setelah operator wisata selam Ok Diver's di Bali ini mem-blow up foto berupa hasil coretan di terumbu karang Nusa Penida, Bali.

Baca Juga: Biar Tetap Cantik saat Libur Lebaran, Ini Tips Simpel dari Traveler Rachel Theresia

Pulau Pahawang, Lampung

(Foto: Grivy.com)

Belum lama ini, netizen Indonesia dikejutkan oleh sebuah video yang menunjukkan seorang perempuan tengah mengangkat terumbu karang ke permukaan laut saat sedang melakukan aktivitas snorkeling di salah satu destinasi wisata Tanah Air. Banyak netizen yang menyebut bahwa tindakan perusakan itu dilakukan di Pulau Pahawang, Lampung.

Dalam video itu, memang terlihat jelas si perempuan tengah mengangkat terumbu karang yang sedang dikerumuni beberapa ekor ikan Nemo (clownfish) ke atas permukaan. Tanpa rasa bersalah, ia terus merekam aksi tidak terpuji tersebut lalu mengakhirinya dengan pose mengacungkan jempol ke hadapan kamera.

Tindakan kontroversial ini pun mendapat kritikan tajam dari para netizen. Tak sedikit yang mengutuk aksi pengangkatan terumbu karang itu karena dinilai dapat merusak ekosistem laut.

Raja Ampat, Papua Barat


(Foto: Indnesian.travel)

Aksi perusakan lingkungan juga terjadi di kawasan wisata Raja Ampat, Papua Barat. Sebuah kapal pesiar Inggris bernama Celedonian Sky mendadak ramai diperbincangkan karena diduga telah merusak koral dan terumbu karang di perairan Raja Ampat.

Kapal turis yang berisi 110 orang itu diketahui kandas pada 4 Maret 2017 setelah melakukan pelayaran dari Papua New Guinea. Sayangnya, nakhoda kapal tidak memahami alur terumbu karang yang ada di daerah tersebut, sehingga bagian bawah kapal menghantam keras koral dan terumbu karang yang dilindungi.

Kapal Celedonian Sky karam selama satu hari dan baru bisa ditarik keesokan harinya. Ironisnya, kapal tersebut langsung meninggalkan Raja Ampat tanpa proses hukum lebih lanjut, meski dari pihak pemerintah Inggris telah berinisiatif melakukan ganti rugi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini