HUT ke-491, Ini 7 Fakta tentang Jakarta yang Pasti Disetujui oleh Masyarakat Indonesia

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Jum'at 22 Juni 2018 07:47 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 22 406 1912586 hut-ke-491-ini-7-fakta-tentang-jakarta-yang-pasti-disetujui-oleh-masyarakat-indonesia-nvkcCTqgQv.jpg Gedung Pencakar Langit Jakarta (Foto: Okezone)

TEPAT pada hari ini, 22 Juni 2018, Ibu Kota Indonesia merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-491. HUT DKI Jakarta ini pun sangat disambut bahagia oleh warganya dan juga sekitarnya. Beragam acara telah dilakukan sebelumnya untuk menyambut HUT DKI dan salah satunya adalah Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran.

HUT DKI ini juga dimulai sejak malam, 21 Juni 2018 yang dilakukan dengan menyalakan kembang api di area PRJ. Bahkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga ikut menyaksikan kembang api sebagai permulaan perayaan HUT DKI 2018.

Di usia yang hampir mencapai 5 abad ini, sudah tentu banyak sekali sejarah yang dimiliki oleh Jakarta. Selain itu, banyak pula julukan yang berasal dari fakta yang didapatkan Jakarta, mulai dari kota oaling macet, kota super sibuk hingga kota paling panas.

Dari penelusuran Okezone, setidaknya ada 7 fakta Jakarta yang pastinya membuat Anda setuju dan menggangguk bersama kami tentang kebenaran ini.

1. Jakarta Pusat kota super sibuk dan padat

Sebagai ibu kota Indonesia, sudah pasti Jakarta adalah kota yang paling pada dan sibuk di bandingkan kota lainnya. Bagaimana tidak, Jakarta adalah pusat perekonomian terbesar sehingga banyak penduduk Indonesia yang ingin tinggal disana. Meski banyak yang mengatakan 'Ibu Kota lebih kejam dari Ibu tiri' seakan itu tidak mampu membendung keinginan orang dari daerah untuk mencari pekerjaan dan tinggal di Jakarta.

2. Daerah paling panas di Tanjung Priok

Karena menjadi Ibu kota negara maka Jakarta juga sangat luas, mulai dari Jakarta Pusat, Selatan, Timur, Barat dan Utara. Daerah-daerah ini juga memiliki ciri khas yang berbeda dan salah satunya Jakarta utara yakni Priok yang disebut sebagai bagian Jakarta yang paling panas. Priok dikenal sebagai pusat logistik yang sangat gersang dan terkenal dengan udara panas bahkan saat malam hari.

3. Kota tingkat macet paling tinggi

Semua orang pasti setuju dengan poin ini. Jakarta tanpa macet rasanya sangat mustahil hingga saat ini. Bahkan solusi kemacetan Jakarta sampai saat ini belum ada yang ampuh. Kemacetan Jakarta hingga sekarang sangat sulit terurai. Jakarta hanya bisa terhindar dari macet saat hari Raya Idul Fitri yang hanya berlaku selama seminggu dalam setahun. Tapi setelah itu akan kembali macet dan bahkan membuat banyak yang stress dengan jalanan Jakarta yang semeraut.

4. Rawan banjir di kali Ciliwung

Jakarta yang terlalu padat penduduk tidak hanya membuatnya sebagai kota macet tapi juga rawan banjir. Masyarakat yang belum tertib dan tidak memiliki kesadatan diri untuk membuang sampah pada tempatnta membuatnya menjadi rawan banjir, apalagi saat hujan turun maka Jakarta akan langsung dipenuhi genangan air.

Tidak tertibnya masyarakat terlihat dari pembangunan pemukiman di linggir kali dan yang terkenal di kali Ciliwung yang seharusnya tidak boleh dilakukan.

5. Pasar grosir terbesar di Tanah Abang

Tidak semua buruk, Jakarta juga masih punya sisi baik yang dikenal negara lain yakni pusat grosir terbesar di tanah abang. Pasar Tanah Abang bahkan sudah dikenal di Asia Tenggara dan menjadi salah satu pasar grosir terbesar. Banyak masyarakat yang berasa dari negara tetangga bahkan belanja pakaian dalam jumlah besar di pasar tanah abang.

6. Stadion paling besar Gelora Bung Karno

Fakta positif lainnya adalah Jakarta memiliki stadion yang tidak kalah besar dari negara lainnya yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Stadion ini menjadi salah satu kebanggaan Indonesia, apalagi saat ini sedang direnovasi maka akan semakin indah dan megah. Selain itu, Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang. Ini juga menjadi kesempatan Jakarta untuk memamerkan keindahan dan kemegahan SUGBK kepada negara lain.

7. Memiliki gedung pencakar langit terbanyak

Sebagai ibu kota negara maka wajar Jakarta menjadi kota yang paling banyak gedung tinggi. Sebagai pusat berputarnya ekonomi dan pekerjaan terbanyak maka gedung pencakar langit semakin banyak dibangun sejak dulu. Dan hingga saat ini, belum ada kota di Indonesia yang mengalahkan Jakarta untuk fakta yang satu ini.

Sebenarnya masih banyak fakta lainnya mengenai Indonesia. Tapi Okezone menilai, ketujuh fakta ini adalah yang paling diketahui bahkan hingga mancanegara. Jika Anda setuju bisa komen dan juga menambahkan lebih banyak mengenai fakta Jakarta kepada kami.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini