63 Wisatawan Disengat Ubur-Ubur di Pantai Selatan

krjogja.com, Jurnalis · Senin 02 Juli 2018 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 02 406 1916644 63-wisatawan-disengat-ubur-ubur-di-pantai-selatan-b8DO9vb9Zr.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

GUNUNGKIDUL - Sebanyak 63 wisatawan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menjalani perawatan medis akibat tersengat ubur-ubur selama libur Lebaran hingga Minggu 1 Juli kemarin. Dari jumlah tersebut terbanyak korban usia anak-anak dan hanya sebagian kecil menyerang wisatawan dewasa.

“Dari jumlah tersebut terbanyak korban wisatawan Pantai Kukup, Baron dan Krakal,” kata Koordinator Tim SAR Linmas Korwil II Gunungkidul, Marjono.

BACA JUGA: Girls, Kebiasaan Ini Akan Berubah ketika Sahabat Kamu Menikah!

Ubur-Ubur, ShutterstockFoto: Shutterstock

Lima pantai yang terdapat ubur-ubur tersebut di antaranya Pantai Kukup, Sadranan, Baron, Krakal dan Pantai Sepanjang Kecamatan Tanjungsari. Namun demikian meskipun di objek pantai yang lain belum ditemukan adanya kasus sengatan ubur-ubur tetapi mereka diminta tetap waspada.

Ubur-ubur ini muncul manakala terjadi musim pergantian tahun dan saat kondisi cuaca dingin akhir Juni-September. Sebenarnya tim SAR sudah tidak kurang-kurangnya meminta wisatawan untuk tidak bermain air di pantai tersebut.

Tetapi imbauan tersebut tidak diindahkan dan akibatnya terjadilah korban tersengat ubur-ubur. Dibanding tahun lalu, selama libur Lebaran jumlah wisatawan tersengat ubur-ubur untuk tahun ini menurun dan hanya ditemukan dalam akumulasi sejak pertengahan Juni hanya 63 orang.

Tahun lalu jumlah wisatawan tersengat ubur-ubur mencapai 300-an wisatawan. Saat ini antisipasi terus dilakukan selain melakukan imbauan langsung di sejumlah objek wisata pantai Tim SAR juga disiagakan di setiap objek wisata pantai mencegah wisatawan mandi maupun bermain air laut.

“Seluruh korban setelah mendapat pertolongan langsung diperbolehkan pulang dan tidak sampai ada yang menjalani rawat inap,” imbuhnya.

BACA JUGA: Tak Hanya Manusia yang Gila Bola, Kucing Ini Pun Ikut-Ikutan Teriak Gol

Pantai KukupFoto: Shutterstock

Ditambahkan, mereka yang tersengat ubur-ubur merasakan keluhan gatal-gatal dan nyeri di sekitar area yang terkena sengatan. Namun demikian jika ada yang tidak tahan akan berdampak terjadinya sesak napas. Langkah pertama yang dilakukan untuk menolong korban tersengat ubur-ubur dengan memberikan pertolongan menggunakan asam cuka atau alkohol dibagian yang sakit.

“Selain ubur-ubur, wisatawan diimbau untuk mewaspadai bulu babi karena satwa ini juga beracun,” terangnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini