Joglosemar Masuk Destinasi '10 Bali Baru, Obyek Wisata di Lereng Lawu Beragam

Bramantyo, Jurnalis · Selasa 03 Juli 2018 21:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 03 406 1917444 joglosemar-masuk-destinasi-10-bali-baru-obyek-wisata-di-lereng-lawu-beragam-tDsYMCKtqA.jpg Air Terjun Grojogan Sewu (Foto: Bramantyo/Okezone)

UPAYA Presiden Jokowi untuk menciptakan 10 Bali Baru, yakni memperkenalkan 10 destinasi yang punya daya tarik seperti Bali mendapat respon positif dari pemerintah daerah untuk lebih mengembangkan potensi pariwisata daerah yang menjadi unggulannya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto kepada Okezone menyampaikan Presiden Jokowi sudah menetapkan 10 destinasi wisata Bali Baru dan Karanganyar masuk di dalamnya. Wilayah Jogja, Solo, Semarang (Joglosemar) masuk dalam 10 top destinasi wisata atau 10 Bali Baru di Indonesia. Joglosemar menjadi pilar dari destinasi prioritas dengan ikon Borobudur.

"Dengan ditetapkan Joglosemar menjadi pilar dari destinasi prioritas dengan ikon Borobudur, maka pariwisata di Karanganyar ikut juga terangkat (Karanganyar masuk Solo)," ucap Titis, Selasa (3/7/2018).

 

Sehingga Pemerintah Kabupaten Karanganyar, berupaya terus mengedukasi masyarakatnya di antaranya Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona. Gerakan ini bertujuan mengajak seluruh stakeholder pariwisata terutama masyarakat di sekitar objek wisata untuk bersama-sama menjaga, mengembangkan, mengelola, dan menjaga objek-objek wisata daerah.

"Potensi wisata di Karanganyar sangat luar biasa. Obyek wisatanya juga beragam, mulai dari wisata religi, alam dan budaya," ucap Titis.

Saat ini Pemkab Karanganyar fokus menggarap dan mengembangkan tiga kawasan wisata yakni Cemoro Kandang yang menjadi pintu masuk Gunung Lawu, Sekipan, dan Pringgodani. Selain itu, juga akan menggarap potensi wisata di kawasan Ngargosoyo.

 

"Sejak dua tahun terakhir wisata mulai beralih ke Ngargoyoso tapi potensi di sana belum tergarap seperti kawasan wisata Tawangmangu," katanya.

Selain itu Karanganyar juga memiliki Dayu Park (kampung purbakala), kawasan dataran tinggi Ngargoyoso, yang bisa menjual ecotourism. Kawasan itu memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Banyak obyek wisata bernilai tinggi peninggalan budaya masa lampau seperti Candi Sukuh, Candi Cetho, kebun teh, dan Kampung Alam Sanjoyo yang terletak di Desa Segoro Gunung, juga bukit Paralayang.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini